Bahkan Bandara Internasional Incheon memiliki Nap Zone dengan kursi datar 180 derajat yang dapat digunakan gratis. Pertumbuhan industri ini didorong oleh meningkatnya kesadaran akan pentingnya tidur berkualitas.
Menurut Korea Sleep Industry Association, pasar "sleeponomics" domestik telah melampaui 3 triliun won pada 2021 dan terus tumbuh lebih dari 10 persen per tahun.
Ruang relaksasi khusus ini menjadi andalan lanskap perkotaan.
Pekerja kantoran menggunakannya tidak hanya untuk mengisi ulang tenaga saat istirahat makan siang, tetapi juga untuk beristirahat setelah lembur.
Ledakan komersial ini sejalan dengan kenyataan bahwa orang Korea tidur lebih sedikit dari sebelumnya.
Survei Penggunaan Waktu 2024 dari Statistik Korea menunjukkan rata-rata durasi tidur harian orang Korea berusia 10 tahun ke atas turun menjadi 8 jam 4 menit.
Ini adalah penurunan pertama sejak pencatatan dimulai pada 1999, dengan waktu tidur berkurang di semua kelompok usia.
>>> Busan Hadirkan Opera Carmen di Pelabuhan Bawah Langit Musim Panas
Survei juga mengungkapkan bahwa lebih dari satu dari sepuluh orang Korea, atau 11,9 persen, menderita insomnia. Mereka sering berguling-guling di tempat tidur tanpa bisa tidur.
