Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan bahwa pasukan negaranya di Lebanon memiliki wewenang penuh untuk melenyapkan setiap ancaman yang muncul.
Pernyataan itu disampaikan Katz pada Minggu (21/6/2026) di tengah ketegangan yang masih berlangsung di perbatasan.
>>> Tenda di Dekat Rumah Taylor Swift Picu Spekulasi Pernikahan
"Tidak pernah ada, dan saat ini tidak ada pembatasan bagi tentara IDF di Lebanon untuk bertindak melenyapkan ancaman," kata Katz dalam sebuah pernyataan.
Ia merujuk pada zona keamanan sejauh sekitar 10 kilometer di dalam wilayah Lebanon yang saat ini diduduki pasukan Israel.
Katz menambahkan bahwa Israel tidak akan menarik diri dari zona tersebut, seperti yang telah ditegaskan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
>>> JD Vance Tiba di Swiss untuk Mulai Negosiasi Nuklir dengan Iran
Syarat Iran untuk Perundingan
Pernyataan Katz muncul tak lama setelah Iran memperingatkan bahwa mereka tidak akan membahas kesepakatan lebih luas dengan Amerika Serikat kecuali perang di Lebanon dihentikan.
Hal ini menunjukkan keterkaitan antara konflik Lebanon dan dinamika diplomatik regional yang lebih luas.
>>> Tenda di Dekat Rumah Taylor Swift Picu Spekulasi Pernikahan
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Lebanon atau Hizbullah terkait pernyataan terbaru Israel.
