unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda News Alan Greenspan, Mantan Gubernur The Fed yang Legendaris, Meninggal di Usia 100 Tahun

Alan Greenspan, Mantan Gubernur The Fed yang Legendaris, Meninggal di Usia 100 Tahun

Alan Greenspan, Mantan Gubernur The Fed yang Legendaris, Meninggal di Usia 100 Tahun
Ilustrasi: Alan Greenspan, Mantan Gubernur The Fed yang Legendaris, Meninggal di Usia 100 Tahun
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Alan Greenspan, mantan Ketua Federal Reserve yang dipuja sebagai gubernur bank sentral terhebat saat pensiun pada 2006 namun kemudian dicerca karena krisis keuangan yang terjadi tak lama setelahnya, meninggal dunia pada Senin di usia 100 tahun.

Kabar duka ini disampaikan oleh istrinya, Andrea Mitchell, dalam sebuah pernyataan. Greenspan meninggal di kediamannya akibat komplikasi penyakit Parkinson.

>>> Vance Sebut Pembicaraan dengan Iran di Swiss Jadi Fondasi Baik untuk Kesepakatan Akhiri Perang

alt top

Mitchell menggambarkan Greenspan sebagai sosok raksasa yang turut membentuk perekonomian AS selama puluhan tahun di bawah presiden dari kedua partai.

"Dia akan dikenang karena kecerdasan dan kebaikannya. Menjadi pasangan hidupnya adalah kebahagiaan dalam hidup saya," ujarnya.

Karier Cemerlang di The Fed

Greenspan memimpin The Fed dari Agustus 1987 hingga Januari 2006.

alt mid

Ia mengawasi ekspansi ekonomi terpanjang kedua dalam sejarah AS, yaitu pertumbuhan tanpa henti selama satu dekade dari Maret 1991 hingga Maret 2001.

Keputusannya untuk membiarkan ekonomi berjalan meskipun ada tekanan untuk menaikkan suku bunga membantu mendorong kemakmuran AS dan membuatnya dijuluki 'maestro' ekonomi.

Era itu ditandai dengan intuisi Greenspan bahwa lonjakan produktivitas pada pertengahan 1990-an akan menjaga inflasi tetap terkendali. Intuisi tersebut masih menjadi acuan bagi para pembuat kebijakan hingga kini.

Kontroversi dan Kritik

Namun, setelah pensiun, reputasi Greenspan tercoreng akibat krisis keuangan 2007-2009. Para kritikus menuding kebijakannya memicu gelembung harga aset dan menjadi cikal bakal krisis.

Greenspan sendiri mengakui keterkejutannya bahwa asumsinya tentang kepentingan diri bankir yang akan mencegah mereka mengambil risiko berlebihan ternyata keliru.

"Mereka yang melihat kepentingan diri lembaga pemberi pinjaman untuk melindungi ekuitas pemegang saham, termasuk saya sendiri, berada dalam keadaan tidak percaya yang terkejut," katanya dalam kesaksian di Kongres pada 2008.

alt under
D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
alt mid
📰 Update Terbaru