Netflix merilis reality show kencan terbaru berjudul "The Love Lab" yang mengusung konsep eksperimen sosial.
Acara ini mempertemukan para lajang dalam skenario liar dan tak terduga untuk memicu insting romantis mereka.
>>> Jung Kook BTS Cetak Sejarah dengan 'Seven' Tembus 3 Miliar Streaming di Spotify
Produser Lee Jin-ju, yang dikenal lewat "EXchange" dan "My Siblings' Romance", mengatakan bahwa genre acara kencan saat ini sangat kompetitif.
Ia menekankan bahwa inovasi menjadi kunci agar sebuah acara bisa bertahan.
"Umur panjang acara kencan sangat bergantung pada pengenalan konsep baru," ujar Lee dalam konferensi pers di Stanford Hotel Seoul, Selasa.
"Saya menghabiskan banyak waktu memikirkan apa yang membuat 'produk baru' benar-benar menarik."
Konsep Laboratorium Romansa
"The Love Lab" menjadi peralihan ke kontek pendek dan cepat bagi Lee. Ia mengaku memiliki banyak ide spontan yang tidak cocok dengan format narasi panjang dari acara sebelumnya.
"Tim produksi kami punya banyak ide kecil yang tidak muat dalam format panjang. Saya ingin kebebasan untuk menguji ide-ide lain," jelasnya.
Lee percaya genre acara kencan masih memiliki potensi tak terbatas. "Orang bertanya seberapa beragam acara kencan bisa, tapi saya yakin genre ini punya kemungkinan tanpa batas," katanya.
>>> Sarwendah Datangi Komnas Perempuan, Curhat Soal Rumah Tangga dengan Ruben
Episode Perdana Langsung Curi Perhatian
Dua episode pertama "The Love Lab" yang tayang pada 17 Juni langsung menjadi perbincangan. Para peserta bertemu untuk pertama kalinya di atas ranjang, menciptakan momen canggung sekaligus menarik.
Lee menegaskan bahwa konsep ranjang bukan sekadar sensasi.
"Ide ini muncul dari pengalaman pribadi, bahwa orang cenderung berbicara lebih intim saat bersantai di rumah atau di jjimjilbang," ungkapnya.
Episode 3 dan 4 yang tayang Rabu akan memperkenalkan eksperimen kedua. Peserta akan terdampar di gunung dengan pasangan yang tidak sesuai dengan tipe ideal mereka.
Komentator dan Ambisi ke Depan
Anggota Monsta X, Joohoney, dan YouTuber Charles Entertainment menjadi komentator studio. Mereka memberikan reaksi natural dan candaan yang menghidupkan suasana.
Joohoney mengaku awalnya ragu dengan konsep kencan di ranjang. "Tapi setelah menonton, saya sadar acara ini menggali emosi manusia dengan sangat dalam," katanya.
Ko-produser Kang You-min mengungkapkan ambisi besar untuk serial ini. "Target kami menjadi 'Infinite Challenge'-nya acara kencan.
>>> Jungkook BTS Cetak Sejarah dengan 'Seven' Tembus 3 Miliar Streaming Spotify
Kami punya banyak konsep untuk dijelajahi hingga batas maksimal," ujarnya.