Mark, mantan anggota NCT yang baru saja memulai karier solo, menyampaikan permintaan maaf pada Selasa melalui pernyataan yang dirilis oleh label barunya, Upper Room.
Permintaan maaf ini muncul setelah foto-foto yang beredar menunjukkan Mark mengenakan kaos vintage bergambar bendera Konfederasi.
>>> DJ Alok Tampil di Paradise City Incheon pada 4 Juli
Foto tersebut langsung menuai kritik dari penggemar internasional yang mengaitkan bendera itu dengan supremasi kulit putih dan rasisme.
Kritik ini menjadi ujian awal kesadaran budaya bagi artis solo yang baru merdeka tersebut.
Waktu kejadian yang dekat dengan 19 Juni, atau Juneteenth, hari libur federal AS yang memperingati berakhirnya perbudakan, memperkuat reaksi negatif.
Bendera Konfederasi adalah simbol dari negara bagian Selatan yang memisahkan diri dari AS pada 1861 untuk mempertahankan perbudakan.
"Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan kekecewaan yang disebabkan oleh kaos vintage yang muncul dalam foto yang baru dibagikan," demikian pernyataan Mark melalui Upper Room.
Label tersebut menjelaskan bahwa kaos itu dipilih semata-mata sebagai item lemari pakaian vintage.
>>> Seoul Jadikan Pusat Film sebagai Markas Permanen Sutradara Muda
"Setelah menyadari signifikansi sejarah dan sensitivitas yang terkait dengan simbol pada kaos tersebut, kami mengambil langkah untuk memastikan simbol itu tidak akan terlihat di konten resmi mana pun," kata Upper Room.
Agensi mengakui kelalaian dalam pemilihan gaya busana tersebut.
"Terlepas dari niat, kami menyadari bahwa masalah ini seharusnya ditangani dengan ketelitian dan perhatian yang lebih besar. Kami bertanggung jawab penuh atas kelalaian ini," ujar label tersebut.
"Upper Room dan artis dengan tegas menolak dan tidak mentolerir rasisme, kebencian, diskriminasi, atau bentuk intoleransi apa pun.
Kami memahami keseriusan kekhawatiran yang muncul dan sangat menyesali tekanan yang ditimbulkan oleh insiden ini."
>>> Remake Terbaru The Blair Witch Project Bakal Tayang 2027
Mark memulai debut bersama NCT pada 2016. Ia meninggalkan SM Entertainment pada April untuk mendirikan label sendiri.