Cook menambahkan bahwa di luar kuartal Juni, biaya memori akan berdampak semakin besar pada bisnis Apple.
Dampak Lonjakan Harga Memori
Harga dynamic random access memory (DRAM) yang digunakan di hampir semua perangkat teknologi modern naik hingga 98 persen pada kuartal pertama 2026.
Menurut pelacak industri TrendForce, harga diperkirakan akan melonjak lagi 58 hingga 63 persen pada kuartal saat ini.
Lonjakan yang dijuluki "RAMageddon" ini didorong oleh booming pembangunan pusat data AI. Perusahaan seperti Nvidia menandatangani kontrak jangka panjang dengan produsen memori yang berlomba meningkatkan kapasitas.
Micron pada Rabu mengumumkan telah mengunci komitmen jangka panjang senilai 22 miliar dolar AS dari pelanggan yang ingin mengamankan pasokan memori.
Kenaikan biaya ini diperkirakan akan membebani penjualan perangkat tahun ini.
Lembaga riset IDC memperkirakan pasar ponsel pintar akan mengalami penurunan tahunan terbesar hampir 14 persen tahun ini, sementara pasar PC akan turun 11,3 persen.
Salah satu titik terang adalah MacBook Neo yang diluncurkan pada Maret dan membantu perkiraan penjualan kuat Apple untuk kuartal Juni.
Dengan kenaikan harga, MacBook Neo kini kehilangan keunggulan 100 dolar AS dibandingkan laptop XPS 13 seharga 699 dolar AS dari Dell yang dirilis bulan lalu.
>>> Gempa Dahsyat di Venezuela Tewaskan 164 Orang, 971 Luka-luka
Neo juga menjadi lebih mahal dibandingkan beberapa Chromebook dari Lenovo dan Asus.