Apple mengumumkan kenaikan harga global yang terutama menyasar lini Mac, tetapi juga mencakup iPad, Apple TV, Apple Vision Pro, dan HomePod.
Namun, besaran kenaikan tidak seragam di semua negara.
>>> Redmi Note 17 Pro Dapat Sertifikasi 3C, Rilis Juli Diharapkan
India menjadi salah satu pasar yang paling terdampak. Kenaikan harga di India jauh lebih tinggi dibandingkan di Amerika Serikat.
Tiga Faktor Utama Kenaikan
Ada tiga faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga di India lebih tinggi. Pertama, harga dasar semua produk dinaikkan.
Kedua, biaya upgrade memori dan penyimpanan juga ikut naik. Ketiga, Apple India mengubah kurs konversi mata uang yang digunakan selama ini.
Akibatnya, kenaikan harga di India tidak lagi proporsional dengan kenaikan di AS. Perubahan kurs ini juga akan memengaruhi harga di masa depan.
Kenaikan Harga Mac
Berikut adalah perbandingan harga baru dan lama untuk beberapa model Mac di India.
MacBook Neo (8/256GB) naik dari Rp 69.900 menjadi Rp 79.900 atau naik 14,3%.
MacBook Air 13 (16/512GB) naik 25% dari Rp 119.900 menjadi Rp 149.900.
MacBook Pro 14 (16/1TB) naik 26,3% dari Rp 189.900 menjadi Rp 239.900.
iMac (16/256GB) naik 29,7% dari Rp 134.900 menjadi Rp 174.900.
Mac mini (16/256GB) naik 58,4% dari Rp 59.900 menjadi Rp 94.900.
Mac Studio (36/512GB) naik 30,3% dari Rp 214.900 menjadi Rp 279.900.
Kenaikan persentase semakin tinggi jika pelanggan memilih konfigurasi dengan memori dan penyimpanan lebih besar.
Perlu dicatat bahwa Mac mini 256GB sempat dihentikan bulan lalu, dan model 512GB menjadi model dasar.
>>> Google Turunkan Biaya Layanan Play Store, Izinkan Pembayaran Pihak Ketiga
