unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda Hiburan Trump Meninggal karena Rabies? Hoaks AI DuckDuckGo Bikin Heboh!

Trump Meninggal karena Rabies? Hoaks AI DuckDuckGo Bikin Heboh!

Trump Meninggal karena Rabies? Hoaks AI DuckDuckGo Bikin Heboh!
Ilustrasi: Trump Meninggal karena Rabies? Hoaks AI DuckDuckGo Bikin Heboh!
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Mesin pencari DuckDuckGo yang dikenal menjunjung privasi pengguna baru-baru ini menyebarkan berita palsu bahwa mantan Presiden AS Donald Trump meninggal dunia akibat rabies.

Informasi hoaks itu muncul melalui fitur AI bernama Duck. ai.

>>> CHUWI UniBook AI Rp7 Jutaan, Laptop AI Termurah dengan Intel Wildcat Lake

alt top

Dalam ringkasan otomatisnya, AI menyebut Trump tertular rabies dari Wakil Presiden J. D.

Vance yang juga meninggal karena penyakit yang sama.

Tentu saja berita itu 100% palsu. Baik Trump maupun Vance dalam kondisi sehat.

alt mid

Namun, insiden ini mengungkap kerentanan AI terhadap manipulasi data.

Awal Mula Hoaks: AI Salah Interpretasi Lelucon

Hoaks ini berawal dari komunitas Reddit bernama r/poisonai yang secara aktif menciptakan konten palsu, seperti "JD Vance meninggal karena rabies", untuk meracuni dataset pelatihan AI.

>>> Redmi Note 17 Pro Lolos Sertifikasi 3C, Konfirmasi Pengisian 67W dan Baterai 9.000mAh

Strategi ini dikenal sebagai data poisoning. Reddit kini menjadi salah satu sumber utama pelatihan model AI populer, termasuk yang digunakan DuckDuckGo.

Model bahasa besar (LLM) seperti Claude 4.5 Haiku, Mistral Small 3 24B, dan varian GPT-5.4 terkadang mengarang fakta saat mencoba menghubungkan informasi yang tidak relevan.

Dalam kasus ini, AI salah menginterpretasi lelucon atau satir sebagai fakta, sehingga menghasilkan ringkasan yang meyakinkan namun palsu.

Menurut laporan Search Engine Land, Reddit termasuk dalam lima besar sumber data untuk model AI seperti GPT dan Claude.

Semakin banyak hoaks yang diposting, semakin besar kemungkinan AI menganggapnya sebagai fakta.

>>> Kisah Abadi Perjuangan Bunda Iffet Bersihkan Slank dari Narkoba

Insiden ini menjadi pengingat bahwa teknologi AI masih rentan terhadap disinformasi, bahkan pada platform yang dipuji sebagai alternatif "bersih" dari Google.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru