Sutradara sekaligus penulis naskah Curry Barker blak-blakan mengenai inspirasi cerita film terbarunya, Obsession (2025).
Ia mengaku ingin membedah sisi kelam dari dinamika hubungan masa kini.
>>> Aldi Taher Mulai Usaha Kuliner Baru, Ingin Buka Gerai Sampai ke Makkah
Barker tertarik mengangkat kiasan klasik, 'be careful what you wish for,' atau 'berhati-hatilah dengan apa yang kamu inginkan'.
Semua itu berawal dari amatan mendalamnya terhadap sifat dasar manusia.
Ia ingin mengeksplorasi bagaimana keinginan terdalam seseorang sering kali berputar pada keuntungan pribadi semata.
"Ketika seseorang bertanya ke saya, 'Curry, apa yang akan kamu minta jika bisa langsung dikabulkan?'
dan saya selalu jawab, 'Film yang sukses box office,'" tuturnya sambil tertawa kepada TIME.
"Itu sangat egois, padahal kan bisa meminta perdamaian dunia. Jadi itu, setiap kami kamu meminta sesuatu, itu biasanya akan egois."
Kritik terhadap Kultur Kencan Modern
Melalui film ini, Barker membawa pesan kuat mengenai pentingnya keberanian untuk bersikap jujur dalam kultur kencan modern yang kian berjarak.
Ia menyoroti bagaimana teknologi justru kerap mengikis esensi dari kedekatan emosional yang sebenarnya antarmanusia.
"Kita hidup di dunia di mana semua orang berada di internet dan hubungan antarmanusia rasanya sedang berada di titik terendah," ujar Barker.
Dalam sudut pandangnya, malapetaka dalam film ini berakar dari ketakutan karakter utamanya untuk mengekspresikan diri.
Karakter Bear (Michael Johnston) digambarkan sebagai sosok pria yang terlalu dilingkupi rasa takut.
Barker menegaskan bahwa banyak konflik mengerikan dalam film ini yang sebenarnya bisa dihindari jika sejak awal Bear mau berterus terang mengenai perasaan emosionalnya kepada perempuan yang ia sukai.