Pasar film pertama dan terbesar di Indonesia, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market, akan kembali digelar pada 28-30 November 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.
JAFF Market 2026 akan mempertemukan para pelaku industri dari berbagai mata rantai perfilman, mulai dari kreator, produser, investor, distributor, hingga institusi pendukung industri.
>>> Stevie Nicks dan Tim McGraw Dikabarkan Tampil di Resepsi Taylor Swift-Travis Kelce
Tahun ini, JAFF Market ditargetkan untuk memperkuat ketahanan perfilman Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global.
Industri Film Indonesia Makin Matang
Menurut laporan Industry Trends and Performance in H1 2026 dari Cinepoint, sebanyak 13 film Indonesia berhasil melampaui satu juta penonton sebelum semester pertama berakhir.
Market Director JAFF Market, Linda Gozali, menilai situasi tersebut menjadi sinyal bahwa industri film Indonesia memasuki fase yang semakin matang.
"Tantangannya kali ini adalah tidak hanya harus menghasilkan lebih banyak film, tapi memastikan setiap proyek punya akses atas pembiayaan, pasar, dan peluang kolaborasi yang lebih luas," ujar Linda.
Ia menambahkan bahwa JAFF Market berperan sebagai market hub yang mempertemukan proyek dengan mitra pendanaan, talenta dengan peluang pengembangan, dan IP Indonesia dengan pasar yang lebih luas.
>>> Steam Summer Sale 2026: Game AAA Diskon 95%, Mulai Rp10 Ribu!
Festival Director JAFF, Ifa Isfansyah, mengatakan Indonesia memiliki talenta dan kekayaan intellectual property (IP) yang besar, namun masih membutuhkan infrastruktur industri yang mampu memperluas peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis secara berkelanjutan.
Dukungan Pemerintah dan Program Acara
Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan pihaknya terus mendukung JAFF Market sebagai wujud nyata komitmen negara dalam memperkuat ekosistem perfilman nasional.
"Kita tidak hanya ingin menjadi pasar bagi film-film dunia, tetapi juga memperkuat kapasitas produksi, distribusi, dan pembiayaan agar semakin banyak karya Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional," kata Fadli.
Dalam JAFF Market 2026, sejumlah program akan digelar, antara lain Film Industry Exhibitions, JAFF Future Project, Talent Day, Film Lab, Film & Market Conference, Market Screening, Company Showcase, Networking Events, serta JAFF IP Connection.
Selain penyelenggaraan tahunan, JAFF Market juga memperluas kehadiran internasional lewat partisipasi di berbagai acara perfilman global seperti Marché du Film - Cannes, Asian Contents & Film Market - Busan, dan Asia TV Forum & Market (ATF) - Singapore.
>>> Sinopsis Pokemon: Detective Pikachu, Bioskop Trans TV 28 Juni 2026
Upaya ini dilakukan untuk mempromosikan kreator dan IP Indonesia sekaligus memperkuat jejaring global yang dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan industri film nasional.