unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Xiaomi Pimpin Pengembangan Standar Pengisian Nirkabel Qi 50W Bersama Apple dan Huawei

Xiaomi Pimpin Pengembangan Standar Pengisian Nirkabel Qi 50W Bersama Apple dan Huawei

Xiaomi Pimpin Pengembangan Standar Pengisian Nirkabel Qi 50W Bersama Apple dan Huawei
Ilustrasi: Xiaomi Pimpin Pengembangan Standar Pengisian Nirkabel Qi 50W Bersama Apple dan Huawei
A A Ukuran Teks16px

Wireless Power Consortium (WPC) baru saja menyelesaikan konferensi teknis di kantor pusat Xiaomi di Beijing untuk mengembangkan standar pengisian nirkabel Qi 50W yang akan datang.

Acara yang berlangsung dari 22 hingga 25 Juni ini mempertemukan para insinyur dari berbagai perusahaan elektronik konsumen, termasuk Apple, Google, Huawei, Honor, Oppo, dan Vivo.

>>> Jajak Pendapat: Apakah Oppo Reno16 dan Reno16 Pro Layak Dibeli?

Tujuan utama pertemuan tersebut adalah membahas spesifikasi teknis, pengujian prototipe, dan persyaratan interoperabilitas untuk pengisian daya nirkabel 50W.

WPC, yang mengawasi standar Qi, secara bertahap meningkatkan batas daya dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah mengadopsi standar Qi2 magnetik 15W sebagai standar internasional IEC pada akhir 2024, konsorsium memperkenalkan spesifikasi 25W pada 2025.

in2

Standar 50W menjadi target berikutnya, dengan perkiraan rilis pada 2028.

Arsitektur Hardware Xiaomi

Sebagian besar diskusi dalam konferensi Beijing berfokus pada arsitektur hardware yang diusulkan Xiaomi untuk standar Qi 50W.

Menurut Xiaomi, persyaratan desain koil yang ada untuk standar Qi2 terlalu restriktif dan menimbulkan tantangan manajemen termal, terutama untuk ponsel lipat dan bantalan pengisian mobil.

Untuk mengatasi hal ini, Xiaomi menghabiskan dua tahun mengembangkan arsitektur pengisian daya low-inductance dan low-voltage.

>>> Review Vivo X300 FE: Flagship Kompak Tanpa Kompromi

Desain alternatif ini bertujuan mengurangi kerugian koil dan meningkatkan pembuangan panas, sekaligus memudahkan integrasi modul pengisian ke dalam perangkat modern.

Xiaomi mengajukan proposal tersebut ke WPC pada akhir 2024 dan menyelesaikan pengujian lintas vendor dengan prototipe 25W dan 50W sepanjang 2025.

Pada kuartal pertama 2026, WPC secara resmi memasukkan arsitektur ini ke dalam proses penyusunan standar Qi 50W.

Plugfest dan Pengujian Interoperabilitas

Selama acara empat hari tersebut, lebih dari 20 perusahaan berpartisipasi dalam Plugfest, proses pengujian standar industri untuk memeriksa kompatibilitas antar chip, koil, dan perangkat.

Perusahaan seperti Anker, NXP, dan Southchip menguji prototipe hardware mereka untuk memastikan pengisi daya 50W di masa depan akan bekerja dengan aman dan andal di berbagai merek perangkat.

Bagi produsen hardware China, mengintegrasikan teknologi pengisian low-inductance ke dalam standar Qi global merupakan kebutuhan bisnis praktis.

>>> Dell Luncurkan Monitor Gaming Alienware AW3426DW 280Hz QD-OLED di Eropa

Hal ini memastikan rantai pasokan domestik mereka tetap kompatibel dengan pasar internasional, mencegah fragmentasi regional dalam standar pengisian nirkabel.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru