Semakin banyak pengguna OnePlus di Uni Eropa yang menghadapi masalah garansi. Mereka berkumpul di Reddit untuk menceritakan pengalaman buruk mereka.
Beberapa pengguna bahkan melaporkan kasus ke Pusat Konsumen Eropa (ECC) dengan tuduhan praktik perdagangan menipu dan pelanggaran ketentuan garansi.
>>> iQOO 16 Batal Meluncur di India? Ini Alasannya
Salah satu cerita di Reddit berasal dari pemilik OnePlus Buds 2 yang diterima sebagai hadiah saat membeli OnePlus 13 hampir dua tahun lalu.
Sebelum garansi habis, buds tersebut rusak dan dikirim untuk diperbaiki ke OnePlus.
Namun, OnePlus mengatakan Buds 2 adalah produk yang mendekati akhir masa pakai sehingga tidak bisa diperbaiki atau diganti.
Sebagai gantinya, perusahaan menawarkan voucher senilai €199 yang bisa digunakan di toko online OnePlus.
Masalahnya, situs OnePlus di sebagian besar pasar Eropa hampir kosong. Mereka hanya menawarkan ponsel dan tablet, sementara produk lain yang harganya sekitar €199 habis atau sedang diskon.
Sistem tidak mengizinkan penggunaan voucher untuk barang diskon, sehingga voucher tersebut tidak berguna.
>>> Harga Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8 di Korea Selatan Bocor
Bukan Kasus Isolated
Kasus ini bukanlah kejadian terisolasi. Banyak pelanggan Uni Eropa lainnya mengeluhkan masalah layanan garansi serupa.
OnePlus menawarkan voucher, bukan pengembalian uang tunai.
Beberapa pihak menyebutnya sebagai "penipuan keluar Eropa" OnePlus. Layanan garansi yang buruk ini mungkin merupakan gejala dari masalah yang lebih besar.
Diduga OnePlus sedang mengurangi operasinya di Eropa dan bersiap keluar dari pasar.
Stok yang kosong, produk kurang dari dua tahun dinyatakan EOL, dan layanan garansi yang memburuk menjadi tanda-tanda perusahaan akan segera hengkang.
Ditambah lagi dengan merger OxygenOS/Realme UI dengan ColorOS, OnePlus yang mendorong perangkat Oppo, serta mundurnya CEO India setelah rumor penutupan di India, semuanya mulai masuk akal.
>>> Keychron Luncurkan Docking Station Pertama dengan 14 Port dan Bodi Aluminium
Sangat disayangkan melihat OnePlus pergi karena mereka memulai dengan baik di Eropa. Pengalaman layanan purna jual yang baik di masa lalu kini berubah menjadi mengkhawatirkan.
