unique visitors counter
⌂ Beranda News Empat Tahap Menuju Kedaulatan Pangan ala Ekonomika Pancasila

Empat Tahap Menuju Kedaulatan Pangan ala Ekonomika Pancasila

Empat Tahap Menuju Kedaulatan Pangan ala Ekonomika Pancasila
Ilustrasi: Empat Tahap Menuju Kedaulatan Pangan ala Ekonomika Pancasila
A A Ukuran Teks16px

Siapa menguasai pangan, ia akan menguasai dunia baru. Sayangnya, Indonesia lebih banyak memproduksi pengimpor daripada eksportir.

Kita lebih bangga jadi konsumen daripada produsen. Akibatnya, mimpi menjadi peradaban pangan semakin sulit dijangkau.

>>> Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Serangan AS ke Wilayah Iran

Untuk keluar dari defisit pangan yang dibanjiri importir, diperlukan narasi, peta, dan agensi yang adekuat. Jawabannya adalah mengerjakan empat tahap menuju penguasa pangan dunia.

Empat Tahap Peradaban Pangan

Tahap pertama adalah swasembada pangan.

Ini adalah kondisi di mana suatu negara mampu memenuhi kebutuhan pangan seluruh penduduknya dari produksi dalam negeri tanpa bergantung pada impor.

in2

Tahap kedua adalah kemandirian pangan.

Kemandirian pangan mengacu pada kemampuan memproduksi pangan sendiri dengan memanfaatkan sumber daya lokal, sehingga tidak bergantung pada pasokan luar negeri.

>>> Emas Merosot Usai AS Cabut Waiver Penjualan Minyak Iran

Tahap ketiga adalah ketahanan pangan.

Ini adalah kondisi di mana setiap individu memiliki akses fisik, sosial, dan ekonomi yang cukup terhadap pangan yang aman dan bergizi setiap saat.

Tahap keempat adalah kedaulatan pangan. Kedaulatan pangan adalah hak suatu negara untuk menentukan kebijakan pangan yang berdaulat, adil, dan berkelanjutan.

Ini mencakup kontrol penuh atas sistem pangan dan pertanian, dari produksi hingga konsumsi, sesuai dengan kebutuhan lokal.

Dengan demikian, negara mampu berdaulat pangannya dan mengatur dunia lewat politik pangan yang kuat.

>>> Pramono Minta Penanganan Jalan Amblas di Pulo Gadung Segera Dituntaskan

Tujuannya bukan hanya inward looking, melainkan outward looking plus ideologis. Perbanyak produsen pangan agar melimpah, dan tikam matilah mereka yang serakah mengimpor hingga merusak semesta.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot