Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan rekomendasi kegiatan di dalam ruangan untuk mengisi waktu libur sekolah anak.
Hal ini bertujuan menjaga kesehatan anak di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus.
>>> Prediksi Norwegia vs Inggris: Siapa Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026?
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau mencapai puncaknya pada periode tersebut. IDAI menekankan anak tetap memerlukan aktivitas fisik setidaknya 60 menit setiap hari.
Aktivitas tersebut tidak harus dilakukan di luar rumah. Berbagai permainan dan olahraga ringan di dalam ruangan dapat menjadi alternatif yang tetap membuat anak aktif bergerak.
Kegiatan yang Direkomendasikan
Beberapa kegiatan yang direkomendasikan IDAI antara lain senam atau menari, bermain puzzle, lego, dan board game.
Selain itu, anak juga bisa menggambar, mewarnai, membaca buku, atau membuat kerajinan tangan.
>>> KH Marsudi Syuhud Sowan ke Abuya Muhtadi, Bahas Masa Depan NU sebagai Kereta Perdamaian
Kegiatan lain yang bisa dilakukan adalah memasak bersama orang tua, melakukan eksperimen sains sederhana, bermain peran atau drama, serta bermain alat musik atau bernyanyi.
IDAI juga mengingatkan agar waktu penggunaan gawai selama libur sekolah diimbangi dengan aktivitas fisik dan interaksi langsung bersama keluarga.
Kegiatan tersebut penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
>>> Singapura Kucurkan BLT Rp19,58 Triliun untuk 1,5 Juta Warga
Sebelumnya, IDAI juga pernah mengimbau agar anak lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan saat terjadi cuaca ekstrem atau kualitas udara memburuk.
