Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, menawarkan wilayahnya untuk dibangun tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM).
Rencana pembangunan storage BBM tersebut memiliki kapasitas antara 10.000 hingga 30.000 kiloliter (kl).
>>> Penembakan Dekat Festival Jalanan di Toronto Tewaskan 2 Orang, 4 Luka
Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) M Rizwi Jilanisaf Hisjam menyampaikan bahwa kebutuhan harian daerah tersebut untuk BBM jenis solar sekitar 30–50 kl.
Rencana kapasitas storage BBM tahap awal untuk solar sebesar 6.000 kl.
Kebutuhan harian BBM jenis Pertalite di wilayah tersebut sekitar 20–40 kl per hari, dengan kapasitas storage tahap awal 4.000 kl.
>>> AS, Inggris, dan 12 Negara Lain Tegaskan Keputusan Arbitrase 2016 di Laut China Selatan
Sementara itu, kebutuhan harian BBM jenis Pertamax diperkirakan 5–10 kl, dengan rencana kapasitas storage tahap awal 2.000 kl.
Total estimasi kebutuhan harian daerah tersebut mencapai 70–90 kl per hari, dengan total kebutuhan kapasitas storage BBM untuk ketiga jenis BBM sekitar 12.000 kl.
>>> ESDM Tugaskan Badan Usaha Pasok 212 Juta Ton Batu Bara ke PLN
"Sehingga kapasitas storage tank tahap awal yang direncanakan diperkirakan berada pada kisaran 10.000 kl hingga 30.000 kl," kata Rizwi dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2026).
