Pangeran Harry disebut tidak punya uang untuk membayar biaya kasus setelah kalah melawan Daily Mail dalam gugatan yang ia ajukan terkait tuduhan pengumpulan informasi yang melanggar hukum.
Atas kekalahan tersebut, Harry bersama para penggugat lainnya disebut bakal ditagih biaya hukum hingga 15 juta poundsterling atau setara dengan Rp365,6 miliar.
>>> 'Moana' Versi Live-Action Puncaki Box Office Korea Akhir Pekan
Harry dan para penggugat lainnya hanya memiliki waktu 14 hari untuk membayar biaya tersebut setelah hakim menetapkan biaya pada akhir bulan ini, termasuk jika mereka meminta hak untuk mengajukan banding.
Sumber: Harry Tak Punya Dana
"Harry jelas tidak punya uang untuk itu," kata seorang sumber dekat kepada Page Six seperti yang diberitakan pada Sabtu (11/7).
"Markle kemungkinan akan sangat marah tentang biaya tersebut. Dia tidak ingin Harry [melanjutkan kasus ini]," tambah sumber tersebut.
Sumber lainnya mengatakan Harry bisa jadi akan dibantu oleh sahabatnya yang juga salah satu penggugat, yakni Elton John.
John merupakan sahabat dekat ibunda Harry, Putri Diana, dan sempat tampil untuk Harry dan Meghan kala menikah pada 2018.
Selain itu, peluang juga datang dari pewaris mendiang taipan Formula 1 Max Mosley bersama dengan kelompok kampanye Hacked Off, yang dituding membantu mendanai penelitian para penggugat dan berupaya merusak kebebasan pers.
"Orang-orang yang mendanai kasus ini kemungkinan akan membantu Harry dengan biaya," kata seorang sumber hukum yang mengetahui kasus tersebut.
"Elton John juga bisa membantu Harry. Mereka sangat dekat."
Page Six menyebut sudah meminta tanggapan pihak Harry dan Elton John terkait kabar tersebut.
Kekalahan di Pengadilan
Pada 8 Juli 2026, Harry bersama sejumlah pihak lainnya, yakni Elton John, David Furnish, aktor Elizabeth Hurley dan Sadie Frost, aktivis Doreen Lawrence, dan mantan politisi Sir Simon Hughes dinyatakan gagal membuktikan tuduhan mereka terhadap Daily Mail.
