Mantan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mendapat kecaman setelah menulis bahwa tim nasional Prancis "tidak memiliki pemain Prancis" dalam kolomnya di El Debate, menjelang semifinal Piala Dunia antara Spanyol dan Prancis.
Pernyataan itu langsung menuai reaksi keras dari pejabat Prancis dan Spanyol. Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot menyebut komentar tersebut sebagai bentuk kebodohan dan rasisme.
>>> AS Mulai Serangan Baru ke Iran, Trump Akan Kenakan Biaya Lintas Selat Hormuz
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Philippe Diallo menulis di X bahwa pernyataan Rajoy "mengandung aroma rasisme yang tak tertahankan" dan mempertanyakan iklim yang memunculkan sentimen semacam itu.
Juru bicara Partai Rakyat Spanyol, tempat Rajoy bernaung, mengatakan bahwa kolom itu ditulis dengan nada sarkastik tanpa niat buruk.
Namun, pemerintah sosialis Spanyol dengan cepat mengutuk pernyataan tersebut.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menyinggung komentar itu tanpa menyebut nama Rajoy, dengan menulis bahwa masih ada yang mengukur kebangsaan berdasarkan nama belakang, tempat lahir, atau warna kulit.
>>> Satu Orang Tewas dalam Penembakan yang Libatkan ICE di Maine
Gelandang Prancis Warren Zaire-Emery, saat ditanya dalam konferensi pers, mengaku belum melihat komentar tersebut.
Ia menekankan bahwa tim Prancis terdiri dari pemain dengan latar belakang berbeda dan tetap bersatu.
Ini bukan pertama kalinya timnas Prancis menghadapi isu rasial selama Piala Dunia tahun ini.
>>> Harga Solar Khusus Nelayan Kapal Besar Dipatok Rp15 Ribu per Liter
Sebelumnya, kapten Kylian Mbappé mengecam pernyataan senator Paraguay yang mengejek asal-usulnya setelah kekalahan Paraguay dari Prancis.
