Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, melaporkan realisasi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2025 mencapai 97,46%.
Realisasi tersebut berasal dari sejumlah unit kerja.
>>> FIFA Jual Potongan Lapangan Final Piala Dunia 2026, Harga Capai Rp 8 Juta
Sekretariat mencapai 92,5%, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan 99,17%, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga 99,18%, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga 99%, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga 97%, Lembaga Pengelola Dana Usaha 98%, serta Sekretariat Dekonsentrasi sekitar 86%.
Pagu Anggaran Direvisi
Erick memaparkan pagu anggaran Kemenpora 2025 telah direvisi menjadi sekitar Rp2,408 triliun. Dari jumlah tersebut, hampir 65% dialokasikan untuk meningkatkan prestasi olahraga.
"Karena itu, pada tahun 2026 kita mengusulkan revisi agar anggaran peningkatan prestasi olahraga memiliki target yang jelas.
>>> Spanyol Ingin Yamal Rayakan Ultah dengan Tiket ke Final
Jadi tidak lagi hanya satu pos besar untuk pelatnas, tetapi dipecah berdasarkan kebutuhan, misalnya untuk Olimpiade, Asian Games, SEA Games, maupun pembinaan atlet," kata Erick dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Selasa (14/7).
Ia mengatakan strategi pengalokasian anggaran yang lebih terarah telah memberikan hasil positif.
>>> Lamine Yamal Tak Cemas Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Salah satunya, anggaran untuk salah satu cabang olahraga yang semula sekitar Rp3 miliar berhasil ditingkatkan menjadi sekitar Rp51 miliar.
