unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Rupiah Betah Melemah di Rp18.000/US$, DPR Bakal Tagih Janji BI
News

Rupiah Betah Melemah di Rp18.000/US$, DPR Bakal Tagih Janji BI

Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
Kredit Tumbuh Pesat, tetapi Standar Perbankan Malah Ketat
A A Ukuran Teks16px

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun akan menagih janji Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait pernyataan sebelumnya bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan kembali menguat pada Juli-Agustus 2026.

Rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa (14/7/2026) di level Rp18.092/US$, sementara indeks dolar AS turun tipis 0,05% ke posisi 101,18.

“Kalau kemudian tidak bisa mengarah ke sana [penguatan rupiah], BI harus bisa menjelaskan bahwa BI sudah melakukan langkah-langkah yang memadai dalam rangka menjaga stabilisasi itu,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Selasa petang.

Meski demikian, ia menilai bank sentral perlu diberi kesempatan untuk berupaya menjaga stabilitas rupiah agar kembali ke patokan asumsi makro APBN 2026, yaitu di rentang Rp16.200/US$ hingga Rp16.800/US$.

Menurut Misbakhun, pelemahan rupiah berdampak besar terhadap impor, terutama bahan baku industri, karena adanya selisih kurs yang merugikan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru