unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Proyek Masela Wajib Serap 20-30% Pekerja dan Pengusaha Lokal
News

Proyek Masela Wajib Serap 20-30% Pekerja dan Pengusaha Lokal

Peletakan batu pertama proyek Blok Abadi Masela di Tanimbar
Proyek Masela Wajib Serap 20-30% Pekerja dan Pengusaha Lokal
A A Ukuran Teks16px

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Blok Abadi Masela wajib menyerap sedikitnya 20% hingga 30% tenaga kerja dan pengusaha lokal dari wilayah terdampak.

"Untuk tenaga kerja lokal, minimal 20% sampai 30%. Yang penting mereka profesional.

Ini barang bukan pergi campur-campur, ini untuk tenaga kerja," ujar Bahlil usai menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Blok Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Bahlil menambahkan bahwa proyek ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja selama masa konstruksi.

Sementara itu, pada tahap operasional, proyek ini diproyeksikan membutuhkan sekitar 800-1.000 pekerja.

"Di mana kami telah bersepakat dengan Pak [Takayuki] Ueda [CEO INPEX] bahwa kita akan memprioritaskan masyarakat yang ada di wilayah tier 1 dulu," ujarnya.

Untuk mendukung kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal, Bahlil juga telah menyiapkan berbagai program pelatihan dan pendidikan guna meningkatkan kompetensi masyarakat setempat agar dapat memenuhi kebutuhan industri migas.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru