Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan dengan penguatan signifikan pada Kamis (16/7/2026). Pergerakan ini menjadikannya yang tertinggi di antara bursa Asia.
Sentimen positif datang dari inflasi Amerika Serikat yang melandai. Hal itu memicu sikap dovish Federal Reserve (The Fed) di sisa tahun ini.
>>> Dinkes Tangerang: Kasus ISPA Diprediksi Naik 20 Persen saat Kemarau Ekstrem
IHSG ditutup di posisi 6.108, menguat 1,1% dibanding hari sebelumnya. Level tertinggi indeks hari ini berada di angka penutupan tersebut, sementara terendahnya di 6.024.
Volume perdagangan tercatat melibatkan 30,6 miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp13,41 triliun dengan frekuensi 2,31 juta kali.
>>> Balita Korban Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal, Ayah Baru Tahu Setelah Anak Dirawat
Sebanyak 372 saham mengalami penguatan, 238 saham melemah, dan 185 saham stagnan.
>>> Kemenhub Pastikan Revisi TBA Tiket Pesawat di Tahap Akhir
Saham teknologi, barang baku, dan properti menjadi pendorong utama dengan masing-masing melesat 1,94%, 1,56%, dan 1,31%.
