unique visitors counter
⌂ Beranda News Krisis Air Bersih Mulai Melanda Pandeglang, BPBD Imbau Warga Hemat Air

Krisis Air Bersih Mulai Melanda Pandeglang, BPBD Imbau Warga Hemat Air

Krisis Air Bersih Mulai Melanda Pandeglang, BPBD Imbau Warga Hemat Air
Ilustrasi: Krisis Air Bersih Mulai Melanda Pandeglang, BPBD Imbau Warga Hemat Air
A A Ukuran Teks16px

Memasuki musim kemarau, krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) setempat mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air sebagai langkah antisipasi.

>>> Cara Live TikTok di PC Pakai Desktop Streamer 2026, Auto Cuan

Sekretaris BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan pihaknya mulai menerima laporan terkait krisis air bersih.

"Dengan kondisi tersebut, kami mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air," ujar Nana, Kamis, 16 Juli 2026.

Berdasarkan data BPBD-PK, sedikitnya tiga kecamatan telah mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, yakni Kecamatan Angsana, Sindangresmi, dan Cadasari.

BPBD-PK meminta masyarakat menerapkan langkah sederhana untuk menghemat air, seperti menggunakan air sesuai kebutuhan, menutup keran setelah digunakan, dan segera memperbaiki kebocoran saluran air.

Warga juga diminta memanfaatkan air bekas yang masih layak, misalnya untuk menyiram tanaman, serta menyimpan cadangan air bersih di tempat tertutup.

>>> Arti "It's Coming Home" yang Viral Lagi di Piala Dunia 2026, Bukan Sekadar Gaya-Gayaan

"Simpan air bersih pada tempat yang tertutup, bersihkan penampungan secara berkala, dan pastikan kualitas air tetap bersih dan aman," kata Nana.

Waspada Kebakaran Saat Musim Kemarau

Selain potensi kekeringan, BPBD-PK juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran yang biasanya meningkat saat musim kemarau.

Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun lahan, menghindari membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Nana mengungkapkan, BPBD-PK telah menerima sejumlah permohonan bantuan air bersih dari pemerintah desa melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops).

>>> Investasi Hilirisasi Semester I-2026 Capai Rp300 T, Naik 6,9% YoY

Hingga saat ini, terdapat tiga kecamatan yang terdampak krisis air bersih. Namun, jumlah tersebut diperkirakan dapat bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot