Lightsaber asli yang digunakan Mark Hamill sebagai Luke Skywalker dalam pertarungan klimaks melawan Darth Vader di Star Wars: Episode V - The Empire Strikes Back (1980) terjual dalam lelang.
Properti ikonis tersebut terjual pada Rabu (15/7) dengan harga US$3,75 juta atau setara Rp64,4 miliar (kurs Rp17.990 per dolar AS), melampaui perkiraan awal.
>>> Review Film: The Odyssey, Christopher Nolan Sukses Modernisasi Epos Kuno
Lightsaber itu muncul dalam adegan terkenal di mana Darth Vader memotong tangan Luke dan mengucapkan kalimat "Aku adalah ayahmu".
Menurut The Hollywood Reporter, properti tersebut awalnya ditawarkan seharga US$1 juta dan diperkirakan laku antara US$1-2 juta.
Balai lelang Heritage Auctions menyebut angka US$3,75 juta mencatat rekor lelang dunia baru untuk properti Star Wars yang digunakan di layar.
Rekor sebelumnya dipegang model asli pesawat tempur X-wing berukuran 20 inci dari film Star Wars 1977 yang terjual US$3,135 juta pada Oktober 2023.
Namun, rekor tersebut masih kalah dari lukisan poster setengah lembar asli karya Tom Jung untuk Star Wars: Episode IV - A New Hope yang laku US$3,875 juta.
>>> Infinix Note 60 Pro Kini Hadir dengan Dua Warna Baru Premium
"Ini adalah salah satu artefak Star Wars terpenting yang masih ada," kata Wakil Presiden Eksekutif Heritage Joe Maddalena.
"Artefak ini berasal dari klimaks emosional The Empire Strikes Back - adegan yang selamanya mengubah saga dan menghasilkan salah satu momen paling tak terlupakan dalam sejarah perfilman," lanjutnya.
"Para kolektor memahami bahwa mereka menawar lebih dari sekadar properti. Mereka bersaing untuk mendapatkan sepotong mitologi modern yang otentik."
Lightsaber itu dibuat dari unit lampu kilat Graflex yang dimodifikasi dan dilengkapi perlengkapan efek tangan terputus asli buatan Stuart Freeborn.
Freeborn adalah penata rias yang juga menciptakan Yoda dan banyak efek rias dalam waralaba Star Wars.
>>> Jadwal Tayang dan Sinopsis Drama Korea The East Palace
Menurut Heritage, lightsaber tersebut merupakan warisan langsung dari Freeborn yang meninggal di London pada 5 Februari 2013.

