Dua trem bertabrakan di Jembatan Erasmus, Rotterdam, pada Rabu (22/7/2026), menyebabkan sedikitnya 15 orang terluka, satu di antaranya dalam kondisi serius.
Jembatan Erasmus merupakan landmark utama di kota pelabuhan Belanda itu, membentang di atas Sungai Maas dan menjadi pusat transportasi penting.
>>> Komite Senat AS Akan Beri Suara pada RUU Larangan Mobil China
Rekaman kamera web menunjukkan sebuah trem menabrak bagian belakang trem lain, menyebabkan puing-puing beterbangan ke jalur lalu lintas dan merusak kedua trem.
Seorang wartawan AFP di lokasi melihat kerusakan parah pada kedua trem, dengan logam bengkok dan kaca pecah.
Otoritas setempat menutup jembatan untuk semua lalu lintas di kedua arah dan memasang garis polisi di sekitar lokasi.
Puluhan petugas darurat bergegas ke tempat kejadian untuk mengevakuasi korban luka menggunakan tandu dan kursi roda.
>>> Kepala BGN Sudaryono Janjikan Transparansi Program Makan Bergizi Gratis
Awalnya, otoritas Rotterdam melaporkan 18 orang terluka, namun kemudian merevisinya menjadi 15, menurut penyiar nasional NOS.
Korban luka serius telah dilarikan ke rumah sakit.
Perusahaan transportasi RET, yang mengoperasikan trem di Rotterdam, menyatakan keterkejutannya atas insiden tersebut.
"Kami telah melihat rekaman itu dan sangat terkejut," kata RET dalam sebuah pernyataan.
>>> Jaga Likuiditas, BI Andalkan Repo dan Beli SBN Rp188,68 T
"Bekerja sama dengan layanan darurat, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mengungkap bagaimana hal ini bisa terjadi," tambah perusahaan itu.
