Ekonom Energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyakti mengungkapkan kapasitas kilang minyak Indonesia masih tertinggal dibandingkan Rusia, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.
Dalam risetnya, Yayan menyoroti perbedaan tingkat kompleksitas kilang, kemampuan menjaga cadangan energi, hingga posisi geopolitik yang memengaruhi ketahanan pasokan minyak.
>>> Harga Emas Antam Hari Ini 28 Juli 2026 Turun ke Rp2.613.000 per Gram
Indonesia memiliki kapasitas kilang sekitar 1,15–1,4 juta barel per hari (bph) dan masih dalam proses peningkatan melalui proyek refinery development master plan (RDMP).
Tingkat kompleksitas kilang atau Nelson Complexity Index (NCI) Indonesia tercatat sekitar 8,2. Kilang paling kompleks adalah RU VI Balongan dengan NCI sekitar 11,9.
>>> Harga Emas Perhiasan Hari Ini 28 Juli 2026: Paling Murah Rp426.000 per Gram
“Kompleksitas kilang atau NCI Balongan itu 8,2, [tertinggi] 11,9.
>>> Polisi Buka Potensi Ekshumasi Jenazah Pria yang Diduga Pegawai Febrie
Proses hydrocracking atau FCC difokuskan pada produksi solar dan bensin,” tulis Yayan dalam risetnya, dikutip Selasa (28/7/2026).
