Seoul Botanic Park akan menggelar pameran bunga besar-besaran untuk memperingati Hari Kemerdekaan Korea yang ke-81 pada 15 Agustus.
Pameran bertajuk 'Mugunghwa Garden' ini berlangsung selama 18 hari, mulai 1 hingga 18 Agustus, di Open Forest taman tersebut.
>>> Gelombang Panas Ubah Sudut Kota Seoul Menjadi Oase Perkotaan
Sebanyak 6.086 tanaman mugunghwa dari 104 varietas akan dipamerkan, termasuk bonsai langka dan garis keturunan genetik yang diawetkan.
Pohon Keturunan dari Pohon Bersejarah
Salah satu sorotan utama adalah debut publik 'pohon keturunan' yang diselamatkan melalui teknik pelestarian genetik.
Pohon ini dikloning dari pohon mugunghwa berusia 80 tahun di Kyungbock High School, Seoul, yang ditetapkan sebagai landmark bersejarah pada 2013 dan mati pada 2025.
Para botanis taman berhasil mengekstrak materi genetik sebelum pohon itu mati untuk membiakkan penerus yang layak.
>>> Pameran Seoul Peringati 150 Tahun Lahirnya Pahlawan Kemerdekaan Kim Koo
Makna Sejarah dan Budaya
Mugunghwa, atau Rose of Sharon, adalah bunga nasional Korea yang memiliki sejarah perlawanan terhadap penjajahan Jepang.
Bunga ini sempat menjadi sasaran pemberantasan oleh otoritas kolonial karena dianggap simbol kemerdekaan Korea.
Direktur Seoul Botanic Park, On Su-jin, mengatakan mugunghwa adalah bunga musim panas yang mekar tanpa henti selama hampir seratus hari.
>>> Korea Tetapkan Gyeongju dan Haeundae sebagai Zona Wisata Global
Pameran gratis ini juga menampilkan variasi warna seperti hongdansim, baekdansim, dan cheongdansim, serta lokakarya keluarga akhir pekan.
