unique visitors counter
⌂ Beranda News Takaichi Pertahankan Menteri Kunci dalam Reshuffle Kabinet Jepang
News

Takaichi Pertahankan Menteri Kunci dalam Reshuffle Kabinet Jepang

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam reshuffle kabinet di Tokyo
Takaichi Pertahankan Menteri Kunci dalam Reshuffle Kabinet Jepang
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mempertahankan sejumlah menteri kunci dalam reshuffle kabinet pada Kamis.

Langkah ini bertujuan memperkuat koalisi pemerintah dan melanjutkan rencana pemotongan pajak makanan.

Daftar kabinet diumumkan oleh juru bicara pemerintah sekaligus tangan kanan Takaichi, Minoru Kihara.

Ia menyebut Kihara, Menteri Keuangan Satsuki Katayama, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, dan Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi tetap menjabat.

Takaichi juga mempertahankan menteri ekonomi penting, termasuk Menteri Perdagangan dan Industri Ryosei Akazawa.

Akazawa memimpin negosiasi tarif Jepang dengan Amerika Serikat.

Menteri Strategi Pertumbuhan Ekonomi Minoru Kiuchi, yang mendukung belanja fiskal aktif, juga dipertahankan.

Fokus Kebijakan Ekonomi dan Pertahanan

Di bawah Menteri Keuangan Katayama, Jepang berulang kali melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menopang yen yang melemah.

Intervensi itu termasuk langkah bersama yang jarang terjadi dengan Amerika Serikat.

Reshuffle skala kecil ini terjadi saat Takaichi menghadapi inflasi yang meningkat dan yen yang lemah.

Ia tetap mengejar pemotongan pajak konsumsi untuk makanan mulai tahun depan.

Janji pemotongan pajak itu populer di kalangan pemilih, tetapi ekonom mengkritik rencana tersebut.

Mereka menilai Takaichi belum mengidentifikasi sekitar lima triliun yen atau 32 miliar dolar AS yang dibutuhkan setiap tahun untuk membiayainya.

Kebijakan belanja pemerintah yang ekspansif juga mengguncang pasar.

Imbal hasil obligasi acuan Jepang terdorong ke sekitar 3,0 persen, level tertinggi dalam tiga dekade.

Di bidang pertahanan, Koizumi tetap bertugas memperbarui dokumen strategi pertahanan nasional Jepang.

Ia juga mengemban tugas memperluas belanja pertahanan.

Koizumi mengatakan revisi strategi berdampak besar pada keamanan Jepang dan seluruh kawasan.

Ia menegaskan kementerian pertahanan harus mengerahkan seluruh sumber daya dan bergerak lebih cepat dengan rasa urgensi yang kuat.

Takaichi juga menunjuk Hiroshi Nakatsuka, 70 tahun, sebagai menteri yang bertanggung jawab atas reformasi regulasi.

Nakatsuka adalah anggota mitra koalisi Partai Inovasi Jepang (JIP).

JIP membentuk aliansi pemerintahan dengan Partai Demokrat Liberal konservatif pimpinan Takaichi pada Oktober.

Namun, hingga kini JIP memilih tidak bergabung ke dalam kabinet Takaichi.

Perdana Menteri akan menggelar konferensi pers setelah kabinet hasil reshuffle resmi dilantik melalui upacara pengesahan di Istana Kekaisaran.

📰 Update Terbaru