unique visitors counter
⌂ Beranda News Netanyahu Tegaskan Israel Tak Akan Mundur dari Gaza Sebelum Hamas Dilucuti

Netanyahu Tegaskan Israel Tak Akan Mundur dari Gaza Sebelum Hamas Dilucuti

Netanyahu Tegaskan Israel Tak Akan Mundur dari Gaza Sebelum Hamas Dilucuti
Ilustrasi: Netanyahu Tegaskan Israel Tak Akan Mundur dari Gaza Sebelum Hamas Dilucuti
A A Ukuran Teks16px

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik diri dari garis pertahanannya di Gaza sampai Hamas benar-benar dilucuti.

Pernyataan itu disampaikan pada Selasa (5/8/2025) dan sekaligus menanggapi kesepakatan terbaru yang diumumkan Presiden AS Donald Trump.

>>> Trump Sebut Kesepakatan Buka Selat Hormuz Bisa Terjadi Rabu atau Kamis

Pernyataan Netanyahu ini semakin meragukan kesepakatan pelucutan senjata Hamas yang sebelumnya dianggap sebagai potensi terobosan untuk mengakhiri perang.

Ini juga menjadi gesekan publik yang langka dengan pemerintahan Trump.

Kesepakatan yang Rapuh

Kesepakatan itu menyerukan Hamas untuk mulai melucuti senjata dan Israel menghentikan serangan serta mulai menarik diri dari sekitar 60 persen wilayah Gaza yang saat ini dikuasainya.

Kesepakatan tersebut didasarkan pada perjanjian gencatan senjata Oktober lalu yang mengakhiri operasi militer besar-besaran dan membebaskan sandera yang tersisa, namun mandek di sektor lain.

Netanyahu, yang menghadapi pertarungan sulit untuk pemilihan ulang pada Oktober, menegaskan kembali pendiriannya bahwa pelucutan senjata harus didahulukan.

Ia mengatakan pasukan Israel akan terus melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi diri, wilayah, dan warga negara.

Dalam video yang diunggah di media sosial, Netanyahu mengungkapkan bahwa pemerintahan Trump mengirimkan draf kesepakatan, namun Israel tidak menyetujuinya.

"Mereka mengirim kami draf. Kami tidak setuju.

Itu bukan draf kami. Kami mengirim komentar kami.

Ini posisi kami," ujarnya.

Pemakaman Massal Korban Serangan 2023

Sebelumnya pada Selasa, warga Palestina menggelar pemakaman massal untuk lebih dari 100 jenazah yang akhirnya ditemukan dari serangan Israel yang mematikan di Gaza pada 2023.

Lebih dari 300 orang tewas pada 22 November 2023, beberapa minggu setelah perang dengan Hamas dimulai, ketika pesawat perang meratakan blok perumahan di lingkungan Sabra, Kota Gaza.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot