Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan kembali menambah penempatan likuiditas dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp70 triliun secara bertahap.
Penempatan SAL yang semula dijadwalkan hingga Desember 2026 diperpanjang hingga Juli 2027.
>>> PLTA 11,7 GW di RUPTL PLN Butuh Investasi Rp627 Triliun
Kementerian Keuangan melaporkan dana SAL yang mengendap di Himbara per 29 Juni 2026 mencapai Rp381 triliun.
Jatuh tempo penempatan dana SAL sebesar Rp281 triliun yang semula Desember 2026 diubah menjadi Juli 2027.
Sementara itu, dana sebesar Rp100 triliun berstatus sebagai dana siaga yang bisa ditarik kapan saja.
Dengan demikian, total SAL di perbankan akan mencapai Rp451 triliun.
Purbaya menjelaskan, "Rp200 triliun sampai dengan Juli tahun depan. Supaya mereka leluasa menyalurkan kredit dan uang itu dan yang Rp100 triliun sampai akhir tahun."
>>> Menko Polkam: Sejumlah Mal Pasang Pagar Tinggi Tanpa Izin, Pemda Sudah Tertibkan
Ia juga menyampaikan, "Saya juga bilang ke mereka, siang ini saya inject Rp40 triliun tambahan. Minggu depan saya tambah lagi Rp30 triliun."
Dengan tambahan tersebut, total dana pemerintah di sistem perbankan hampir mencapai Rp400 triliun.
Purbaya mengungkapkan perbankan sempat ragu terkait penarikan dana SAL pada Desember 2026.
Kondisi itu dinilai memengaruhi perilaku perbankan dalam menyalurkan kredit.
>>> Review Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra: Layak Upgrade dari Z Fold 7?
Hal ini terungkap saat Purbaya bertemu dengan para pimpinan Himbara pada Rabu (5/8/2026) siang.
