Universitas Nasional (Unas) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Guru Besar di Auditorium Unas, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Agustus 2026.
Tiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Erna Ermawati Chotim (Sosiologi Ekonomi dan Gender), Prof. Agung Triayudi (Machine Learning), serta Prof. Septi Andryana (Decision Support and Analytics).
>>> Harapan Damai Timur Tengah Dorong Dow dan S&P ke Rekor; SpaceX dan AMD Tekan Nasdaq
Mereka menyampaikan orasi ilmiah sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan.
Prosesi Pengukuhan Berlangsung Khidmat
Prosesi diawali dengan masuknya jajaran Senat Unas dan Majelis Guru Besar yang diiringi lagu Gaudeamus Igitur, kemudian dilanjutkan Indonesia Raya dan Mars Unas.
Sidang dibuka oleh Rektor Unas, El Amry Bermawi Putera, disusul pembacaan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tentang kenaikan jabatan akademik.
>>> AS Tawarkan Hadiah Rp400 M untuk Warga AS yang Pimpin Kartel Meksiko
Amry menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan momentum membanggakan sekaligus amanah besar bagi para akademisi untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan.
Ia menegaskan bahwa jabatan guru besar bukan akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar dalam memimpin keilmuan dan membimbing generasi berikutnya.
Dengan pengukuhan ini, Unas kini memiliki 35 guru besar dari berbagai disiplin ilmu.
>>> Profil Kepala Lemigas Iksan Kiat, Punya Rekam Jejak di Rusia
Keberagaman kepakaran tersebut menjadi modal strategis untuk memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas penelitian, dan memperluas kolaborasi multidisiplin.
