Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan belum ada penambahan kuota produksi bijih nikel untuk PT Weda Bay Nickel (WBN) dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
“Belum, belum belum ada ya,” ujar Bahlil saat ditemui awak media di Istana Negara, Kamis (6/8/2026).
>>> Modus Rekrutmen Pegawai Dapur MBG, Pria di Pandeglang Tipu 400 Orang
Sebelumnya, beredar kabar bahwa WBN mendapatkan tambahan kuota produksi bijih nikel sebesar 25 juta ton.
Informasi tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Penasihat Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Djoko Widajatno.
>>> Pengedar Tramadol dan Eximer di Tangerang Diciduk Polisi
Dengan tambahan tersebut, kuota produksi WBN dalam RKAB berpotensi naik menjadi 37 juta ton dari sebelumnya 12 juta ton.
>>> BGN Siapkan 1.700 Dapur MBG untuk Wilayah Prioritas Stunting
Namun, Djoko menegaskan APNI belum menerima pemberitahuan resmi terkait hal itu, termasuk dari Kementerian ESDM.
