unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Ai+ Ajak Ethical Hacker Uji Keamanan Ponsel Lewat Project Trust+ Rp 100 Miliar

Ai+ Ajak Ethical Hacker Uji Keamanan Ponsel Lewat Project Trust+ Rp 100 Miliar

Ai+ Ajak Ethical Hacker Uji Keamanan Ponsel Lewat Project Trust+ Rp 100 Miliar
Ilustrasi: Ai+ Ajak Ethical Hacker Uji Keamanan Ponsel Lewat Project Trust+ Rp 100 Miliar
A A Ukuran Teks16px

Ai+ Smartphone mengumumkan inisiatif jangka panjang untuk meningkatkan keamanan ponsel melalui partisipasi komunitas.

Program bernama Project Trust+ ini mengundang ethical hacker, pengembang, dan peneliti keamanan untuk menemukan kerentanan dan membangun ekosistem ponsel yang lebih aman dalam lima tahun ke depan.

>>> Render Samsung Galaxy S26 FE Bocor, Tampilkan Tiga Pilihan Warna

Komitmen Dana Rp 100 Miliar

Ai+ Smartphone mengalokasikan dana Rs 100 crore (sekitar Rp 100 miliar) selama lima tahun untuk mendukung program ini.

Dana tersebut dibagi rata sebesar Rs 20 crore (sekitar Rp 20 miliar) per tahun.

Alih-alih membatasi pengujian keamanan pada tim internal, perusahaan akan bekerja sama dengan peneliti independen.

Para peneliti dapat mengevaluasi perangkat lunak, menguji mekanisme keamanan, dan melaporkan kerentanan secara bertanggung jawab sebelum berdampak pada pengguna.

Ai+ menyatakan inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan terbuka di mana kolaborasi membantu memperkuat keamanan produk.

Perusahaan percaya keamanan ponsel harus terus berkembang seiring munculnya ancaman baru.

>>> Honor Buka Program Beta Tertutup MagicOS 11 untuk 17 Perangkat

Dengan Project Trust+, Ai+ ingin mendorong partisipasi berkelanjutan dari komunitas keamanan siber India, bukan memperlakukan keamanan sebagai pencapaian sekali jalan.

Program ini juga diharapkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dengan melibatkan pakar eksternal dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah keamanan.

Project Trust+ melengkapi strategi Ai+ yang lebih luas terkait privasi dan perangkat lunak tepercaya, termasuk NxtQuantum OS, sistem operasi seluler sovereign milik perusahaan.

Menurut Ai+, inisiatif ini mencerminkan tujuannya untuk membangun perangkat yang tidak hanya aman sejak awal, tetapi juga diperkuat melalui umpan balik komunitas secara rutin.

Pengembang, ethical hacker, dan peneliti keamanan yang berminat dapat mendaftar melalui tautan yang tersedia di profil Instagram CEO Madhav Sheth.

Ai+ menyebut program ini sebagai pergeseran menuju pengembangan keamanan kolaboratif, di mana perbaikan didorong oleh pengujian berkelanjutan dan partisipasi publik.

>>> Nothing Phone (4a) vs Vivo Y500: Apakah Selisih Rp3 Juta Sebanding?

Seiring ponsel semakin sentral dalam kehidupan sehari-hari, inisiatif seperti Project Trust+ dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk bekerja sama dengan komunitas keamanan siber guna memperkuat kepercayaan konsumen.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot