Singapura memberikan persetujuan bersyarat kepada dua perusahaan untuk mengimpor listrik terbarukan dari proyek-proyek yang direncanakan di Johor, Malaysia.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya negara kota tersebut untuk memperkuat ketahanan energi melalui koneksi lintas batas.
>>> Lokasi Nobar Persib vs Persebaya Final Piala Presiden 2026 di Bandung Malam Ini
Sembcorp Utilities Pte Ltd asal Singapura akan mengimpor sekitar 300 megawatt (MW) energi terbarukan dari proyek yang mencakup pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung dengan kapasitas puncak 2,2 gigawatt.
Proyek ini juga mencakup penyimpanan baterai berkapasitas hingga 4,3 gigawatt-hour, menurut pernyataan perusahaan pada Jumat.
Proyek tersebut akan dikerjakan oleh Sembcorp, perusahaan milik negara Malaysia KPRJ Environment Sdn Bhd, dan Qua Energy.
>>> Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura Malam Ini, Laga Hidup Mati di Piala AFF 2026
Operasionalnya diperkirakan akan dimulai pada tahun 2029.
Energi akan dialirkan dari Waduk Linggiu di Malaysia ke Singapura.
>>> Bos Vale Buka Suara soal VW Jadi Mitra Smelter HPAL Blok Tanamalia
Selain itu, Southern Solar Alliance Pte Ltd, unit usaha dari Ditrolic Energy Holdings Malaysia, memperoleh persetujuan untuk mengimpor 600 megawatt dari fasilitas tenaga surya dan baterai di Malaysia.
