Video dengan format A Day in My Life yang dikaitkan dengan nama Zaefier menjadi perbincangan di TikTok. Rekaman itu turut membuat kata kunci A Day in My Life Zaefier hingga A Day in My Life sama abang ramai dicari pengguna media sosial.
Perhatian warganet bukan semata tertuju pada konsep vlog keseharian yang digunakan. Video yang dikaitkan dengan akun Zaefier15 tersebut berlanjut dengan adegan asusila yang melibatkan dua pria.
Ucapan Pembuka Video Memicu Perhatian
Pada bagian awal rekaman, salah seorang pria berbicara di depan kamera seperti kreator yang sedang membuat vlog aktivitas sehari-hari. Ia menyebut waktu saat itu menunjukkan pukul 12 siang dan bercerita tentang ajakan keluar dari seseorang yang disebut sebagai abangnya.
"Hallo guys, welcome back to a day in my life. Hari ini tepat di jam 12 siang, bayangin sepanas apa keluar. Tiba-tiba abang gue ngajakin keluar, gue gak tahu sumpah dia mau ngajak kemana..." ucap pria dalam rekaman tersebut.
Alur video kemudian berubah. Rekaman memperlihatkan adegan tidak pantas yang disebut berlangsung di beberapa tempat, mulai dari area kamar kos hingga perkebunan.
Lokasi kejadian ditengarai berada di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Setelah potongan rekaman menyebar, rasa penasaran pengguna media sosial ikut mendorong pencarian terhadap video tersebut di berbagai platform digital.
Polres Bogor Amankan Dua Pria
Peredaran rekaman tersebut mendapat tindak lanjut dari aparat kepolisian. Dua pria yang berada dalam video telah diamankan oleh Satreskrim Polres Bogor.
Kasatreskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko mengonfirmasi penanganan perkara tersebut setelah video menjadi perhatian masyarakat.
"Perihal peristiwa tersebut, kita tindak lanjuti dan sudah kami amankan kedua orang yang ada dalam video tersebut," ujar Anggi Eko.
Keterangan mengenai identitas kedua pria belum disampaikan secara terperinci. Inisial maupun usia mereka juga belum diungkap dalam informasi yang tersedia.
Warganet Diimbau Tidak Memburu Link
Ramainya pembicaraan mengenai Zaefier15 membuat pencarian link video ikut meningkat. Pengguna internet diimbau tidak menyebarkan, meneruskan, maupun mengunggah ulang rekaman bermuatan asusila tersebut.
Penyebaran konten asusila melalui media elektronik dapat berhadapan dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk aturan terkait informasi dan transaksi elektronik. Karena itu, viralnya sebuah kata kunci tidak semestinya diikuti dengan penyebaran kembali rekaman tersebut.
Sementara itu, proses penanganan telah dilakukan kepolisian dengan mengamankan dua pria yang muncul dalam video viral tersebut.