unique visitors counter
⌂ Beranda › News › BMKG Rilis Peringatan Dini Sabtu 7 November 2026, Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
News

BMKG Rilis Peringatan Dini Sabtu 7 November 2026, Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar

BMKG Rilis Peringatan Dini Sabtu 7 November 2026, Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
Peringatan BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Sepekan ke Depan
A A Ukuran Teks16px

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG merilis peringatan dini untuk Sabtu, 7 November 2026, terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sejumlah kota besar Indonesia.

Peringatan dini tersebut disampaikan BMKG agar masyarakat dapat mengantisipasi bahaya hidrometeorologi sejak awal. Pada Sabtu, 7 November 2026, sebagian wilayah Indonesia diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas yang bervariasi, dari ringan hingga sangat lebat, sementara sebagian wilayah lain hanya berawan.

Lima Wilayah Paling Diwaspadai

BMKG menempatkan lima wilayah sebagai yang paling perlu diwaspadai karena berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat, yakni Padang, Banjarmasin, Samarinda, Manado, dan Nabire. Di wilayah-wilayah ini, warga diminta mewaspadai risiko genangan dan banjir, serta kemungkinan pohon tumbang akibat hujan lebat yang disertai angin kencang.

Prakirawan BMKG, Adelia F, menjelaskan kondisi atmosfer yang memicu cuaca tersebut. Menurutnya, pertumbuhan awan konvektif yang luas menjadi pendorong utama terbentuknya awan hujan, ditambah adanya perlambatan angin atau konvergensi serta pertemuan angin di Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya.

Hujan Ringan di Sebagian Besar Kota

Di luar lima wilayah tadi, hujan ringan diprakirakan mendominasi sebagian besar kota. Di Sumatera, kondisi ini berlaku untuk Banda Aceh, Medan, Jambi, Tanjung Pinang, Palembang, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung. Di Jawa dan Nusa Tenggara, hujan ringan diprakirakan turun di Serang, DKI Jakarta, Bandung, dan Mataram.

Untuk Kalimantan, hujan ringan berpotensi terjadi di Pontianak, Palangkaraya, dan Tanjung Selor. Di Sulawesi, wilayah yang masuk kategori ini adalah Makassar, Mamuju, Palu, dan Gorontalo. Sementara di Maluku dan Papua, hujan ringan diprakirakan meliputi Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, dan Merauke.

Adapun wilayah yang diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal meliputi Pekanbaru, Semarang, DI Yogyakarta, Denpasar, Kupang, dan Kendari.

Gelombang Tinggi dan Potensi Banjir Rob

BMKG juga mengingatkan kondisi di laut. Gelombang tinggi berkisar 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, sehingga kalangan pelayaran dan nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, banjir rob akibat pasang air laut berpotensi melanda kawasan pesisir di delapan provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, dan Maluku.

Kondisi cuaca yang beragam ini membuat masyarakat di berbagai daerah perlu menyesuaikan kewaspadaannya masing-masing. Warga di wilayah hujan lebat diminta mengantisipasi kemungkinan genangan air di jalan dan lingkungan permukiman, sementara warga di wilayah hujan ringan tetap diingatkan pada potensi petir dan angin kencang berdurasi singkat yang bisa muncul menyertai hujan. Bagi warga pesisir di delapan provinsi yang berpotensi terdampak banjir rob, kewaspadaan terhadap pasang air laut juga perlu ditingkatkan.

BMKG mengimbau masyarakat, warga pesisir, dan para pengguna transportasi laut untuk terus mengikuti pembaruan informasi resmi dari BMKG. Kewaspadaan sejak dini dinilai penting untuk mengurangi dampak bahaya hidrometeorologi yang dapat muncul sewaktu-waktu. Masyarakat juga diimbau mengantisipasi bahaya hidrometeorologi sejak dini dan tidak menunggu hingga cuaca buruk benar-benar terjadi di wilayahnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru