Suasana belajar di Sekolah Menengah Debsirin, Provinsi Nonthaburi, Thailand, berubah menjadi kepanikan setelah terdengar suara tembakan di lingkungan sekolah.
Insiden di kawasan dekat Bangkok itu menewaskan tujuh orang, termasuk pelaku yang masih berstatus siswa kelas 9.
>>> ESDM: Train 1 BP Tangguh Sempat Terkendala, Kini Normal
Kepolisian, tim medis, dan petugas penyelamat langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan area sekolah.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kronologi dan motif di balik tragedi tersebut.
Korban Tewas Terdiri dari Guru, Siswa, dan Pelaku
Otoritas setempat menyatakan korban meninggal dunia terdiri atas tiga guru, tiga siswa, serta pelaku penembakan yang ditemukan tewas di lokasi.
Selain korban jiwa, dua orang mengalami luka berat dan sekitar 15 orang lainnya mengalami cedera ringan hingga sedang.
"Proses identifikasi korban masih berlangsung dan penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab serta rangkaian peristiwa secara menyeluruh," ujar pihak kepolisian.
>>> BGN: 219 Penerima MBG di Jayapura Jalani Perawatan, 8 Dipulangkan
Sekolah Debsirin melayani siswa kelas 7 hingga kelas 12 dan dikenal sebagai sekolah persiapan perguruan tinggi di Nonthaburi.
Polisi Fokus Menyelidiki Asal Senjata
Setelah lokasi dinyatakan aman, tim penyidik mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi.
Fokus utama penyelidikan adalah bagaimana pelaku bisa memperoleh dan membawa senjata api ke sekolah.
Polisi menelusuri asal-usul senjata dan kemungkinan kelalaian dalam sistem pengawasan.
Hingga berita ini ditulis, motif pasti belum diungkap.
>>> Harga iPhone 16 Agustus 2026 Turun Lagi, Masih Layak Dibeli Berkat Dukungan iOS 27?
Sekolah Sediakan Pendampingan Psikologis
Perhatian juga diarahkan pada kondisi psikologis siswa, guru, dan keluarga korban.
