Pemanfaatan kecerdasan artifisial di sekolah mulai bergeser dari sekadar wacana menjadi tuntutan bukti nyata.
Guru dan institusi pendidikan kini ditantang menunjukkan bagaimana teknologi itu benar-benar dipakai untuk membuat pembelajaran lebih inovatif dan relevan.
Arah tersebut dibawa Acer Indonesia melalui Acer Smart School Awards 2026.
Memasuki tahun keenam, ajang ini memperkuat fokus pada pemanfaatan AI dan coding dalam pembelajaran.
ASSA 2026 tidak hanya menilai gagasan atau visi transformasi digital.
Peserta harus menunjukkan bukti nyata dari inovasi yang sudah dilakukan, termasuk dampaknya terhadap lingkungan pendidikan.
Dua Kategori dan Bukti Nyata
ASSA 2026 menghadirkan dua kategori, yakni School of The Year Award untuk institusi pendidikan dan Guru Kreatif Award bagi pendidik.
Untuk kategori School of The Year, peserta perlu menunjukkan bukti inovasi, dampaknya terhadap ekosistem pendidikan, serta penerapan prinsip sustainability.
Sementara itu, guru peserta Guru Kreatif Award harus mengirimkan proyek pembelajaran yang memanfaatkan AI, lengkap dengan karya atau artefak yang dihasilkan.
Head of Marketing Acer Indonesia, Fransisca Maya, mengatakan kemampuan menggunakan AI dan coding perlu diikuti pemahaman mengenai cara menerapkannya.
Menurut Fransisca, AI dan coding kini menjadi bagian dari kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan.
Karena itu, sekolah maupun pendidik penting tidak hanya mengenal teknologi, melainkan juga memahami bagaimana teknologi dapat diimplementasikan.
Melalui ASSA 2026, Acer ingin mendorong lebih banyak inovasi yang memberikan dampak nyata bagi siswa dan lingkungan pendidikan.
Pengujian inovasi tidak berhenti pada dokumen yang dikirimkan peserta.
Pada tahap akhir, para finalis akan masuk ke Acer Innovation Arena.
Dalam sesi tersebut, kemampuan peserta diuji secara langsung, mulai dari memahami studi kasus, menyusun struktur pemikiran, hingga mengembangkan solusi berbasis AI dalam waktu terbatas.
Dengan mekanisme ini, kemampuan mengimplementasikan teknologi menjadi bagian penting dalam penilaian, bukan hanya seberapa menarik konsep yang ditawarkan.
Acer Smart School Academy juga memberikan pelatihan teknologi kepada para guru untuk mengintegrasikan kecerdasan artifisial ke dalam kurikulum pendidikan.
Kompetisi ini terbuka bagi seluruh sekolah dan guru di Indonesia dengan total hadiah mencapai lebih dari Rp600 juta.
