Korea Tourism Organization (KTO) menggelar showcase delapan hari untuk memperluas pasar pariwisata internasional ke luar Asia.
Acara yang berakhir Jumat itu membawa 20 perwakilan agen travel dari 10 negara, termasuk Spanyol, Swedia, Polandia, Brasil, Kanada, dan Selandia Baru.
Mereka mengikuti business matchmaking dan tur regional di Seoul, Busan, serta Andong.
Travel Mart 2026 dan Konsultasi Bisnis
Inti kampanye ini adalah "2026 Americas, Europe & Oceania Travel Mart" yang digelar Kamis di The Plaza Hotel Seoul.
Forum B2B itu memfasilitasi 315 konsultasi bisnis satu lawan satu antara pembeli internasional dan 30 entitas lokal.
Peserta lokal meliputi destination management company, pemerintah daerah, dan jaringan hotel Korea.
Bagi agensi kecil dan menengah Korea yang belum punya jaringan pemasaran global, pertemuan ini menjadi penghubung langsung ke pasar Barat.
Wisatawan dari pasar Barat dan Oseania biasanya tinggal lebih lama serta mencari pengalaman imersif ke budaya dan gaya hidup lokal.
Menangkap pergeseran itu, KTO menyusun itinerary berbasis Special Interest Tours.
Pada 12-17 September, pembeli yang hadir mengikuti pengalaman lokal terkurasi.
Di Seoul, ada sesi wellness berupa temple stay dan terapi minyak aroma.
Di Busan, peserta menjajal olahraga luar ruang seperti yoga tepi pantai di Gwangalli Beach.
Di Andong, mereka mengikuti pengalaman warisan budaya, termasuk melukis Dancheong tradisional dan mengunjungi Hahoe Folk Village.
"Acara ini menjadi kesempatan menentukan bagi industri travel domestik kami untuk membangun jaringan global di pasar Eropa, Amerika, dan Oseania," kata Jung Seok-in, kepala Divisi Pariwisata Internasional KTO.
Strategi ini mencerminkan upaya Korea mendiversifikasi sektor pariwisata.
Dengan beralih dari paket grup standar ke penawaran budaya bernilai tinggi, pejabat pariwisata berharap minat dari boom budaya populer global berubah menjadi pemesanan perjalanan jarak jauh yang berkelanjutan.
KTO menyatakan akan memberikan dukungan lanjutan untuk mengubah prospek bisnis dan itinerary menjadi paket perjalanan yang tersedia secara komersial di luar negeri.
