Nama Fahira Mira tengah menjadi sorotan publik. Ia diduga melakukan black campaign terhadap sejumlah rumah sakit di Indonesia.
Dugaan ini mencuat setelah video yang diunggahnya viral di media sosial. Dalam video itu, ia mengaku salah diagnosa dari tiga rumah sakit di Indonesia.
>>> Di Taiwan, Pasangan WNI China Hadapi Pertanyaan tentang Kesetiaan
Kronologi Pengakuan Fahira
Fahira bercerita bahwa ia divonis usus buntu oleh tiga rumah sakit di Indonesia. Ia awalnya merasakan gejala seperti demam tinggi, nyeri perut kanan bawah, dan mual terus-menerus.
Setelah USG dan diagnosa usus buntu, ia memutuskan operasi di luar negeri. Ia memilih Island Hospital di Penang, Malaysia.
>>> Serangan Baru di Jalur Pelayaran Saat Negosiasi Perang Iran Buntu
Sesampainya di sana, ia melakukan pemeriksaan ulang dengan CT Scan. Dokter di rumah sakit itu, dr. Goh Tiong, menyatakan ia tidak menderita usus buntu.
Menurut dokter tersebut, keluhan Fahira disebabkan penumpukan kotoran di usus besar.
>>> Jadwal Persija Jakarta di Super League 2026/2027: Dua Laga Klasik di Pekan Awal
Dugaan Black Campaign
Setelah video viral, banyak warganet mencurigai adanya black campaign. Mereka menduga video itu bertujuan mempromosikan Island Hospital.
