Nama Fahira Mira tengah menjadi sorotan publik. Ia diduga melakukan black campaign terhadap sejumlah rumah sakit di Indonesia.
Dugaan ini mencuat setelah video yang diunggahnya viral di media sosial. Dalam video itu, ia mengaku salah diagnosa dari tiga rumah sakit di Indonesia.
Kronologi Pengakuan Fahira
Fahira bercerita bahwa ia divonis usus buntu oleh tiga rumah sakit di Indonesia. Ia awalnya merasakan gejala seperti demam tinggi, nyeri perut kanan bawah, dan mual terus-menerus.
Setelah USG dan diagnosa usus buntu, ia memutuskan operasi di luar negeri. Ia memilih Island Hospital di Penang, Malaysia.
Sesampainya di sana, ia melakukan pemeriksaan ulang dengan CT Scan. Dokter di rumah sakit itu, dr. Goh Tiong, menyatakan ia tidak menderita usus buntu.
Menurut dokter tersebut, keluhan Fahira disebabkan penumpukan kotoran di usus besar.
Dugaan Black Campaign
Setelah video viral, banyak warganet mencurigai adanya black campaign. Mereka menduga video itu bertujuan mempromosikan Island Hospital.