unique visitors counter
⌂ Beranda News PNBK Jilid III di Bekasi: Ribuan Warga Padati CFD, UMKM dan Pedagang Raup Omzet
News

PNBK Jilid III di Bekasi: Ribuan Warga Padati CFD, UMKM dan Pedagang Raup Omzet

PNBK Jilid III di Bekasi: Ribuan Warga Padati CFD, UMKM dan Pedagang Raup Omzet
A A Ukuran Teks16px

Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Mereka hadir untuk menyaksikan gelaran Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III.

>>> Bessent Dorong G20 Tinjau Hambatan Dagang dengan China untuk Kurangi Imbalansi

Acara yang menampilkan atraksi seni dan budaya ini ternyata membawa berkah bagi pelaku usaha lokal. Puluhan pedagang kuliner, pelaku UMKM, dan penyedia jasa pendukung acara merasakan peningkatan pendapatan.

Lonjakan omzet diakui Dedi, seorang pedagang makanan di area CFD. Menurutnya, jumlah pembeli jauh lebih banyak dibanding hari biasa.

"Dari pagi sudah ramai. Banyak yang selesai nonton parade lalu membeli minuman atau sarapan.

Hari ini lumayan sekali hasilnya," kata Dedi, Minggu, 30 Agustus 2026.

Peningkatan transaksi ini dipicu oleh besarnya kebutuhan peserta parade. Mulai dari persewaan busana adat, jasa tata rias, perlengkapan panggung, dokumentasi, transportasi, hingga konsumsi ribuan pengunjung.

>>> Penyebab Banjir Bandang Nepal: Runtuhnya Gletser Himalaya Picu Bencana Dahsyat

Efek Berantai bagi Ekonomi Lokal

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa acara yang melibatkan massa dalam jumlah besar selalu menciptakan efek berantai bagi perekonomian warga sekitar.

"Ketika warga berkumpul, pasti ada aktivitas ekonomi yang ikut bergerak. Ada yang menyewa kostum, menggunakan jasa rias, membeli makanan, minuman, sampai produk UMKM.

Artinya, keramaian ini juga membawa rezeki bagi warga," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ruang publik semacam ini sengaja dirancang agar manfaatnya berdampak merata ke berbagai sektor.

>>> Modifikasi Cuaca di Jakarta Turunkan Polutan hingga 57 Persen

"Kita ingin manfaatnya dirasakan banyak pihak. Seniman punya panggung, anak-anak punya ruang berkarya, masyarakat mendapat hiburan, dan pedagang memperoleh kesempatan meningkatkan pendapatannya," ucapnya.

📰 Update Terbaru