unique visitors counter
⌂ Beranda News Modifikasi Cuaca di Jakarta Turunkan Polutan hingga 57 Persen
News

Modifikasi Cuaca di Jakarta Turunkan Polutan hingga 57 Persen

Modifikasi Cuaca di Jakarta Turunkan Polutan hingga 57 Persen
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus mengevaluasi pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menghadapi dampak musim kemarau dan menekan polusi udara.

Operasi ini dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Smart Cakrawala Aviation.

>>> Kecelakaan Tol Serpong-Cinere: Subaru Terbakar, Truk Ringsek

Langkah tersebut diambil setelah lima wilayah kota administrasi Jakarta berstatus Siaga peringatan dini kekeringan meteorologis.

Hari Tanpa Hujan (HTH) tercatat mencapai sedikitnya 31 hari berturut-turut.

Kualitas udara Jakarta juga berada dalam kategori tidak sehat selama 26 hari hingga sebelum 20 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan modifikasi cuaca dilakukan di lokasi yang telah dipantau, termasuk titik-titik dengan angka polutan relatif tinggi.

Posko OMC di Bandara Pondok Cabe telah diaktifkan sejak 21 Agustus 2026.

Hingga 26 Agustus, tercatat 24 sorti penerbangan dengan total durasi sekitar 21 jam menggunakan dua pesawat Cessna Caravan 208B milik Smart Cakrawala Aviation.

Pesawat melakukan penyemaian pada awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

>>> Pelaku Pencurian Emas 30 Gram di Tangerang Diringkus Saat Bersembunyi

Pada kondisi tertentu, penyemaian diarahkan ke titik prioritas dengan kualitas udara kurang baik atau kadar PM2.5 relatif tinggi.

Upaya ini mulai menunjukkan hasil pada 27 Agustus.

OMC dilaporkan berhasil menghasilkan hujan di sejumlah wilayah Jakarta.

Evaluasi sementara menunjukkan penurunan konsentrasi polutan di sejumlah lokasi pada kisaran 23 hingga 50 persen.

Penurunan polutan tertinggi dalam evaluasi sementara disebut mencapai 57 persen.

Marulitua Sijabat menegaskan bahwa OMC bukan satu-satunya upaya dalam menangani persoalan kualitas udara Jakarta.

Penurunan PM2.5 yang terlihat dalam evaluasi sementara tetap dicermati, tetapi OMC bukan solusi tunggal.

>>> Pelecehan Anak di Tangerang: Pria Ditangkap Usai Iming-imingi Uang Jajan

Persoalan kualitas udara harus ditangani secara menyeluruh dan konsisten dari sumber pencemarnya.

📰 Update Terbaru