unique visitors counter
⌂ Beranda News Penyebab Banjir Bandang Nepal: Runtuhnya Gletser Himalaya Picu Bencana Dahsyat
News

Penyebab Banjir Bandang Nepal: Runtuhnya Gletser Himalaya Picu Bencana Dahsyat

Penyebab Banjir Bandang Nepal: Runtuhnya Gletser Himalaya Picu Bencana Dahsyat
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 626 Orang, 2.426 Lainnya Hilang
A A Ukuran Teks16px

Banjir bandang dan tanah longsor melanda perbatasan Nepal dan Tiongkok pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026.

Material dalam jumlah besar menghantam wilayah di jalur sungai, merusak infrastruktur, dan menimbulkan banyak korban.

>>> Modifikasi Cuaca di Jakarta Turunkan Polutan hingga 57 Persen

Hingga Minggu, 30 Agustus 2026, korban tewas di Nepal dan Tibet mencapai 750 orang.

Lebih dari 3.000 orang masih dilaporkan hilang, sementara tim penyelamat terus berupaya mencari warga yang belum ditemukan.

Otoritas Nepal mencatat sedikitnya 734 orang meninggal dunia dan 2.498 orang hilang.

Sementara itu, otoritas China melaporkan 16 orang tewas dan 546 orang hilang di wilayah Tibet.

Total korban meninggal dari kedua wilayah mencapai 750 orang, dan jumlah orang hilang mencapai 3.044 orang.

>>> Rencana Tawuran Gagal, Polisi Amankan 32 Remaja di Depok

Selain mencari korban, tim penyelamat juga mengevakuasi lebih dari 100 pekerja yang terjebak di dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air.

Penyebab banjir bandang ini menjadi perhatian karena bencana terjadi sangat cepat dan membawa material dalam jumlah besar.

Penyebab Utama Banjir Bandang

Berdasarkan analisis citra satelit dan kajian para ahli, pemicu utama bencana adalah runtuhnya bagian gletser di Pegunungan Himalaya.

Runtuhnya gletser tersebut melepaskan air dan material dalam volume besar, yang kemudian mengalir deras ke lembah dan permukiman.

>>> Kecelakaan Tol Serpong-Cinere: Subaru Terbakar, Truk Ringsek

Peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya kawasan pegunungan tinggi terhadap dampak perubahan iklim.

📰 Update Terbaru