unique visitors counter
⌂ Beranda News PNBK Jilid III: 2.000 Penari Muda Meriahkan Tari Massal Ronggeng Menor
News

PNBK Jilid III: 2.000 Penari Muda Meriahkan Tari Massal Ronggeng Menor

Penari muda menampilkan tarian tradisional di acara budaya
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Sekitar 2.000 penari muda dari jenjang SD, SMP, hingga sanggar tari se-Kota Bekasi memukau penonton dalam Tari Massal Ronggeng Menor.

Penampilan kolosal itu menjadi sajian utama di ajang Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III.

Acara berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu, 30 Agustus 2026.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda adalah fondasi utama pelestarian budaya.

“Saya senang melihat anak-anak kita tampil. Mereka punya ruang untuk menunjukkan kemampuan, bertemu teman-teman, dan mengenal budaya,” ujarnya.

Menurut Tri, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan seremoni, tetapi generasi muda harus diberi panggung langsung.

“Budaya akan terus hidup kalau ada yang mau mempelajari, menampilkan, dan menikmatinya,” tambahnya.

Selain tari massal, PNBK Jilid III juga menjadi wadah unjuk bakat bagi talenta muda dan pegiat seni lokal.

Penyanyi cilik asal Bekasi, Annisa Dalimunthe, membawakan lagu “Merah Putih Gemilang” dalam acara tersebut.

Sanggar Mekar Muda menampilkan Tari Bebeg, sementara Sanggar Wayang Ajen membawakan Wayang Jumbo berukuran sekitar empat meter.

Aulia, 13 tahun, salah satu peserta Tari Ronggeng Menor, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam ajang kebudayaan tingkat kota ini.

Apresiasi untuk Generasi Muda

Tri Adhianto menekankan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan seremoni, melainkan anak-anak harus diberi kesempatan untuk mengalami langsung proses berkesenian.

Ia menambahkan bahwa budaya akan terus hidup jika ada yang mau mempelajari, menampilkan, dan menikmatinya, sehingga generasi muda harus mendapatkan panggung yang layak.

📰 Update Terbaru