unique visitors counter
⌂ Beranda News Bessent Dorong G20 Tinjau Hambatan Dagang dengan China untuk Kurangi Imbalansi
News

Bessent Dorong G20 Tinjau Hambatan Dagang dengan China untuk Kurangi Imbalansi

Menteri Keuangan AS Scott Bessent berbicara tentang perdagangan dengan China
Menkeu AS: Sanksi Sekunder Baru ke Iran Akan Dijatuhkan Setiap Pekan
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, akan mendorong negara-negara G20 untuk meninjau ulang syarat perdagangan mereka dengan China.

Langkah ini disebutnya sebagai bagian dari upaya mengurangi ketidakseimbangan global.

Pernyataan itu disampaikan Bessent dalam wawancara dengan Reuters, Minggu (31/8), menjelang pertemuan para menteri keuangan G20. Ia menilai banjir ekspor dari China saat ini tidak berkelanjutan.

Meski posisi perdagangan langsung AS dengan China disebutnya 'membaik dengan cepat', Bessent menegaskan dunia tidak bisa menerima surplus perdagangan China yang mencapai 1,2 triliun dolar AS.

"Ekonomi China cukup lemah, dan mereka mencoba keluar dari masalah dengan ekspor. Mereka perlu menyeimbangkan kembali ekonomi mereka," ujar Bessent.

Dorongan agar China alihkan fokus ke konsumsi domestik

AS telah membatasi banyak produk China melalui tarif tinggi dan larangan langsung, termasuk untuk mobil. Akibatnya, China mengalihkan ekspornya ke kawasan lain, terutama Eropa dan Amerika Latin.

Bessent menilai negara-negara lain perlu memberikan insentif agar China mengurangi ketergantungan pada ekspor dan memperkuat permintaan domestiknya yang selama ini lemah.

"Seluruh dunia harus memeriksa kembali syarat perdagangan mereka dengan China," tegas Bessent.

Bessent menekankan bahwa arus ekspor China yang deras tidak dapat dipertahankan, meskipun posisi perdagangan langsung AS dengan China membaik.

Ia menyebut surplus perdagangan China yang mencapai 1,2 triliun dolar AS sebagai hal yang tidak dapat diterima dunia.

Dalam wawancara tersebut, Bessent juga menyoroti bahwa ekonomi China saat ini lemah dan mereka mencoba mengatasi masalah tersebut dengan meningkatkan ekspor.

Menurutnya, China perlu menyeimbangkan kembali ekonominya dengan memperkuat permintaan domestik.

📰 Update Terbaru