unique visitors counter
⌂ Beranda › Ragam › Video Menteri Israel Ejek Aktivis Flotilla Picu Kecaman Global
Ragam

Video Menteri Israel Ejek Aktivis Flotilla Picu Kecaman Global

Video Menteri Israel Itamar Ben-Gvir memperlihatkan aktivis flotilla Gaza berlutut terikat di Ashdod
Video Menteri Israel Itamar Ben-Gvir memperlihatkan aktivis flotilla Gaza berlutut terikat di Ashdod
A A Ukuran Teks16px

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengunggah sebuah video yang memperlihatkan aktivis flotilla Gaza dalam posisi berlutut dan terikat di pelabuhan Ashdod.

Video tersebut langsung memicu kecaman dari berbagai negara dan organisasi internasional.

Dalam rekaman yang dibagikan melalui akun media sosial resminya, Ben-Gvir tampak memperlihatkan para aktivis yang ditahan setelah mencoba menerobos blokade laut Gaza.

Tindakan itu dinilai sebagai penghinaan terhadap martabat kemanusiaan.

Kecaman dari Berbagai Pihak

Italia menjadi salah satu negara yang bereaksi keras.

Pemerintah Italia menyatakan bahwa perlakuan terhadap aktivis tersebut tidak dapat diterima dan melanggar norma-norma dasar hak asasi manusia.

Prancis juga mengecam tindakan tersebut. Kementerian Luar Negeri Prancis menekankan pentingnya menghormati martabat setiap individu, termasuk mereka yang ditahan dalam konteks konflik.

Uni Eropa melalui perwakilan kebijakan luar negerinya menyampaikan keprihatinan mendalam. Mereka mendesak Israel untuk memperlakukan semua tahanan sesuai dengan hukum internasional.

Amerika Serikat, yang biasanya menjadi sekutu dekat Israel, ikut menyuarakan kritik. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyebut video itu meresahkan dan tidak sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Konteks Flotilla Gaza

Flotilla Gaza adalah upaya aktivis internasional untuk membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang diblokade Israel.

Setiap tahun, kapal-kapal yang membawa relawan dan pasokan berusaha menembus blokade, namun kerap dicegat oleh angkatan laut Israel.

Insiden terbaru terjadi ketika kapal yang membawa aktivis dari berbagai negara ditahan di perairan internasional dan digiring ke pelabuhan Ashdod.

Para aktivis kemudian ditahan dan diinterogasi.

Video yang diunggah Ben-Gvir menunjukkan momen ketika para aktivis dipaksa berlutut di dermaga dengan tangan terikat. Adegan itu dianggap sebagai bentuk penghinaan publik yang disengaja.

Blokade Gaza sendiri telah berlangsung sejak 2007 dan dikritik oleh banyak pihak sebagai bentuk hukuman kolektif. PBB dan berbagai organisasi HAM telah berulang kali menyerukan pencabutan blokade.

Namun, Israel membela tindakannya dengan alasan keamanan. Pemerintah Israel menyatakan bahwa flotilla tersebut digunakan sebagai kedok untuk provokasi dan pelanggaran hukum.

Video ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan. Konflik Israel-Palestina masih berlangsung dengan korban jiwa yang terus bertambah di Gaza.

Reaksi internasional menunjukkan bahwa perlakuan terhadap aktivis flotilla menjadi sorotan. Banyak pihak menilai tindakan Ben-Gvir tidak hanya tidak manusiawi, tetapi juga kontraproduktif bagi upaya perdamaian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kantor Ben-Gvir mengenai kecaman yang beredar. Sementara itu, para aktivis yang ditahan dilaporkan masih dalam proses hukum Israel.

Insiden ini kembali mengingatkan dunia akan pentingnya menghormati hukum humaniter internasional, terutama dalam situasi konflik. Setiap orang berhak diperlakukan dengan martabat, tanpa memandang status atau latar belakangnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru