Sebuah Google Pixel 8 yang mengalami masalah garis vertikal merah muda pada layarnya justru mendapat kehidupan baru yang tak terduga.
Alih-alih dibuang atau ditukar, pemiliknya menyulap ponsel tersebut menjadi konsol game retro yang terhubung ke televisi.
Proyek ini dibagikan oleh pengguna Reddit yang mengaku ponselnya masih berfungsi penuh selain layar yang rusak.
Setelah permintaan perbaikan ke Google ditolak, ia memutuskan untuk memanfaatkan perangkat keras yang masih utuh.
Konsol dari Ponsel Rusak
Untuk mewujudkannya, ia menggunakan hub USB bertenaga yang menghubungkan Pixel 8 ke kontroler eksternal, mouse, output HDMI, dan kipas pendingin berukuran 50mm.
Kipas tersebut dipasang di belakang ponsel untuk meniupkan udara ke panel belakang guna menjaga suhu tetap rendah selama bermain game.
Pendinginan aktif ini penting karena chip Tensor G3 pada Pixel 8 cukup bertenaga untuk emulasi retro, namun cenderung panas saat digunakan dalam waktu lama.
Dengan kipas, performa tetap stabil dan tidak mengalami penurunan akibat panas.
Dari sisi perangkat lunak, pengguna menginstal EmulationStation Desktop Edition (ES-DE) yang memberikan antarmuka mirip konsol game.
Game-game diatur dengan sampul, metadata, dan menu yang membuatnya terasa seperti mesin game khusus, bukan sekadar ponsel yang menjalankan emulator.
Pixel 8 dilaporkan mampu menjalankan sistem klasik 16-bit dan 32-bit dengan nyaman, serta beberapa emulator yang lebih berat tergantung pada judul game dan pengaturan yang digunakan.
Proyek ini juga menunjukkan betapa mudahnya smartphone modern berperan sebagai perangkat gaming.
Dengan dukungan output video USB-C yang akhirnya tersedia di perangkat Pixel, ponsel dengan layar rusak pun bisa berfungsi layaknya PC gaming mini saat terhubung ke periferal eksternal.
Hasil akhirnya terlihat lebih rapi dari yang dibayangkan untuk sebuah ponsel yang sebagian rusak.
Proyek ini juga menyoroti betapa besar daya pemrosesan yang masih dimiliki ponsel flagship modern meski sudah tidak layak pakai sebagai ponsel harian.
Proyek ini juga menunjukkan betapa alami smartphone modern cocok untuk peran semacam ini.
Dengan dukungan output video USB-C yang akhirnya tersedia di perangkat Pixel, ponsel dengan layar rusak masih bisa berfungsi seperti PC gaming mini saat terhubung ke periferal eksternal.
Hasil akhirnya terlihat jauh lebih rapi dari yang diperkirakan untuk sebuah ponsel yang sebagian rusak, dan sekaligus menyoroti betapa besar daya pemrosesan yang masih dimiliki ponsel flagship modern meski sudah tidak praktis digunakan sebagai ponsel harian.