unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › TSMC Jamin Bonus Lebih Besar untuk Cegah Aksi Mogok Karyawan
IPTEK

TSMC Jamin Bonus Lebih Besar untuk Cegah Aksi Mogok Karyawan

Pabrik TSMC
Pabrik TSMC
A A Ukuran Teks16px

TSMC bergerak cepat meredam kemarahan karyawan yang bisa berujung mogok kerja besar-besaran, seperti yang baru saja terjadi di Samsung.

Pabrikan chip asal Taiwan ini menjamin bonus karyawan akan tumbuh lebih kuat dan melampaui level tahun lalu.

Kekhawatiran muncul setelah beredar rumor bahwa TSMC berencana memotong bonus karyawan.

Kemarahan semakin memuncak saat CEO TSMC dilaporkan mengatakan bonus karyawan terlalu tinggi dan menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Ia bahkan mengusulkan pemotongan bonus sebesar 20–30 persen.

Padahal, kinerja keuangan TSMC sedang sangat kuat.

Laba kuartal I 2026 melonjak 58 persen year-on-year menjadi T$572,5 miliar (sekitar $18,2 miliar).

Permintaan chip berkinerja tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya membuat pabrik TSMC saat ini tidak mencukupi. Perusahaan sedang membangun hingga 12 pabrik baru, yang membutuhkan belanja modal besar.

Hal ini diduga menjadi alasan utama TSMC mempertimbangkan pemotongan bonus.

TSMC tidak bisa menghadapi aksi mogok di tengah fase terbaiknya.

Mogok kerja tidak hanya merugikan jutaan dolar, tetapi juga bisa menghentikan perluasan pabrik dan pekerjaan pada node canggih.

Sebagai perbandingan, saham Samsung turun 3 persen saat mogok, dan pemerintah memperingatkan kerugian ekonomi hingga $66 miliar jika mogok berlangsung berminggu-minggu.

Menanggapi kemarahan karyawan, TSMC mengeluarkan pernyataan dua bagian. Perusahaan mengakui kontribusi besar karyawan dan menjamin bonus akan tumbuh dengan laju yang lebih kuat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru