unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Snapdragon 8 Elite Gen 6 Standar Bisa Pakai Node 2nm Samsung, Bukan TSMC
IPTEK

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Standar Bisa Pakai Node 2nm Samsung, Bukan TSMC

Ilustrasi chip Qualcomm Snapdragon
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Standar Bisa Pakai Node 2nm Samsung, Bukan TSMC
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Qualcomm dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan memakai proses 2nm Samsung untuk sebagian chip Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Langkah ini menandai perubahan besar setelah bertahun-tahun Qualcomm hanya mengandalkan TSMC untuk chip flagship mereka.

Menurut laporan, pembicaraan dengan Samsung kembali serius karena teknologi 2nm gate-all-around Samsung disebut sudah jauh membaik.

Yield Samsung yang sebelumnya di bawah 50 persen kini dilaporkan telah melewati 70 persen.

Meski begitu, yield TSMC pada node yang sama masih lebih tinggi, berada di kisaran 80 hingga 90 persen.

Selisih itu dinilai cukup menyempit untuk membuka kembali diskusi antara Qualcomm dan Samsung.

Skema Dua Foundry dan Kendala Kapasitas TSMC

Opsi yang dibahas adalah skema dual-foundry, di mana varian tertinggi Extreme kemungkinan tetap diproduksi oleh TSMC.

Sementara konfigurasi yang lebih standar bisa dialihkan ke Samsung.

Alasan utamanya adalah kapasitas TSMC yang semakin terbatas.

TSMC menargetkan sekitar 60.000 wafer per bulan untuk node 2nm pada akhir 2026.

Namun Apple dikabarkan telah mengunci setidaknya setengah dari kapasitas tersebut untuk A20 Pro dan M6.

Ditambah lagi, pelanggan besar seperti Nvidia dan AMD juga mengamankan kapasitas 3nm hingga 2027.

Kondisi ini membuat kehadiran pemasok kedua menjadi semakin menarik.

Titik temu utama tetap soal harga, karena Qualcomm menginginkan harga yang lebih baik.

Samsung, yang baru saja menang kontrak dari Tesla dan Broadcom, tidak terburu-buru memberi diskon.

Terlebih untuk volume awal yang diperkirakan masih moderat.

Samsung juga pernah menaikkan harga node lama sebesar 10 hingga 15 persen.

Pertemuan CEO Cristiano Amon di Korea Selatan baru-baru ini disebut menunjukkan bahwa penjajakan ini bukan sekadar eksplorasi biasa.

Dengan biaya node canggih yang terus naik, risiko geopolitik pada rantai pasok, dan kapasitas yang makin ketat, menyebar produksi ke dua foundry dinilai masuk akal secara strategis.

Snapdragon Summit dijadwalkan berlangsung 22 hingga 24 September di Hawaii.

Acara itu diperkirakan menjadi momen debut Snapdragon 8 Elite Gen 6.

Belum diketahui apakah Qualcomm akan mengungkap secara konkret soal mitra manufakturnya.

Saat ini, kedua perusahaan belum memberikan komentar publik.

Hasil akhirnya bergantung pada kesepakatan soal harga dan jaminan performa.

📰 Update Terbaru