Jet tempur NATO menembak jatuh sebuah drone yang memasuki wilayah udara Lituania pada Selasa, menurut pejabat setempat.
Insiden ini terjadi kurang dari sehari setelah Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menyatakan bahwa serangan di dekat wilayah aliansi akan mendorong peningkatan dukungan untuk Kyiv.
Drone tersebut ditembak jatuh di dekat Desa Pratkunai, Distrik Kaisiadorys, sekitar 100 kilometer sebelah barat Vilnius, dekat Waduk Kaunas.
Pusat Manajemen Krisis Nasional Lituania menyampaikan hal itu pada Selasa.
Militer Lituania menyebut ini adalah pertama kalinya sebuah drone ditembak jatuh di wilayah udara negara itu.
Pihak berwenang belum berkomentar soal asal atau tujuan drone tersebut karena masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Peringatan Rutte dan Insiden di Lituania
Insiden drone ini menyusul pidato Rutte pada Senin di markas NATO di Brussels.
Dalam pidatonya, Rutte mengatakan serangan yang dekat dengan wilayah NATO menunjukkan "desperation and also his desire to sow fear and terror" dari Presiden Rusia Vladimir Putin.
Rutte juga menegaskan bahwa Rusia semakin sembrono seiring agresi terhadap Ukraina.
Ia berjanji memperkuat pertahanan aliansi 32 negara di sepanjang perbatasan timur dengan Rusia.
Ancaman drone berulang kali membayangi langit Lituania, yang berbatasan dengan Belarus dan eksklave Rusia, Kaliningrad.
Panglima Angkatan Udara Lituania Antanas Matutis mengatakan puing drone telah ditemukan dan kemungkinan membawa bahan peledak.
Kepala pusat krisis Vilmantas Vitkauskas kepada penyiar publik LRT menyatakan drone kemungkinan besar masuk dari Belarus.
Drone itu berada di wilayah udara Lituania sekitar 30 menit dan terbang di pinggiran permukiman sebelum dicegat.
