unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › NVIDIA RTX Spark Mini PC Hadir di Computex 2026, Siap Gantikan Desktop Tradisional?
IPTEK

NVIDIA RTX Spark Mini PC Hadir di Computex 2026, Siap Gantikan Desktop Tradisional?

Mini PC NVIDIA RTX Spark di Computex 2026
Mini PC NVIDIA RTX Spark di Computex 2026
A A Ukuran Teks16px

NVIDIA memperkenalkan platform RTX Spark di ajang Computex Taipei 2026.

Sejumlah merek PC besar seperti ASUS, Dell, Lenovo, dan MSI langsung memamerkan sistem desktop kompak berbasis arsitektur AI anyar ini.

Langkah ini menandai pertama kalinya NVIDIA serius memasuki pasar prosesor PC. Platform tersebut disebut-sebut bisa mengubah masa depan PC AI, workstation kreator, dan desktop ringkas.

Platform RTX Spark: Arm dan Blackwell dalam Satu Chip

RTX Spark adalah system-on-chip (SoC) berbasis Arm yang menggabungkan teknologi Grace dan Blackwell milik NVIDIA.

Chip ini memiliki CPU 20-inti dan GPU Blackwell dengan 48 SM unit serta 6.144 CUDA core.

Platform ini mendukung memori terpadu LPDDR5X hingga 128GB. NVIDIA mengklaim chip tersebut dirancang untuk pengembangan AI lokal, pembuatan konten, gaming, dan beban kerja inferensi AI.

Perusahaan juga menyebutkan performa grafisnya sebanding dengan GPU kelas RTX 5070 dalam skenario tertentu.

ASUS, Dell, Lenovo, dan MSI Pamerkan Mini PC Baru

Setiap pabrikan menghadirkan desain sasis yang berbeda, namun semuanya berbagi platform inti dan konektivitas yang sama.

ASUS ProArt GA10 memiliki ukuran kompak 150 × 150 × 51 mm dengan kapasitas pendinginan hingga 140W. Dilengkapi empat port USB-C, output HDMI, dan konektivitas 10 Gigabit Ethernet.

Dell XPS RTX Spark Desktop mengadopsi platform RTX Spark dengan empat port USB-C, HDMI, dan jaringan 10GbE dalam bentuk ringkas.

Lenovo RTX Spark Mini PC menawarkan sasis mini PC baru dengan port USB-C, HDMI, dan 10GbE Ethernet.

MSI EdgeMesa N AI+ tampil beda dengan sasis putih. Sistem ini ditargetkan untuk kreator konten dan pengembang AI.

Fitur Bersama Semua Model

Seluruh RTX Spark mini PC yang dipamerkan memiliki jaringan 10GbE, konektivitas USB-C 20Gbps, dukungan SSD PCIe Gen 5 M.

2, dan memori terpadu hingga 128GB.

Potensi Game Changer bagi Pembeli PC

RTX Spark bisa menghadirkan performa AI kelas desktop, grafis bertenaga, dan kapasitas memori besar dalam PC yang lebih kecil dan efisien.

Dengan CPU, GPU, dan memori terpadu dalam satu platform, pengguna dapat menjalankan model AI canggih, mengedit video resolusi tinggi, dan menangani beban kerja kreatif secara lokal tanpa bergantung pada cloud.

Jika klaim performa NVIDIA terbukti, sistem RTX Spark bisa menjadi alternatif menarik bagi PC berbasis Intel dan AMD.

Persaingan pun meningkat, memberi lebih banyak pilihan bagi konsumen.

Kekurangannya, beberapa aplikasi Windows lama dan perangkat lunak khusus mungkin menghadapi tantangan kompatibilitas. Namun, dukungan Windows on Arm telah meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru